Bolatimes.com - Belgia sukses membungkam Kazakhstan dengan skor telak tiga gol tanpa balas pada pertandingan ketiga Kualifikasi Piala Eropa 2020. Kemenangan meyakinkan juga diraih oleh Italia setelah menumbangkan Yunani 3-0.
Pada laga grup I kualifikasi Piala Eropa 2020 yang digelar di King Baudouin Stadium, Minggu (9/6/2019) dini hari WIB, Belgia mampu mendominasi permainan. Belgia mencatat 70 persen penguasaan bola, melepaskan 27 usaha dan 12 di antaranya mengarah ke gawang.
Gol pembuka kemenangan Belgia dicetak oleh Dries Mertens di menit ke-11. Berawal dari umpan Eden Hazard ke tengah kotak penalti dan diselesaikan oleh Mertens dengan sepakan kaki kanannya guna membuar Belgia unggul 1-0.
Pada menit ke-14, Timothy Castagne menggandakan keunggulan Belgia menjadi 2-0 setelah menjebol gawang Kazakhstan lewat sundulannya menyambut crossing Mertens. Skor 2-0 bagi keunggulan Belgia bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Belgia menambah satu gol lagi lewat sepakan Romelu Lukaku di menit ke-50. Ia mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan bola rebound di depan gawang guna membuat Belgia menang 3-0 atas Kazakhstan.
Dengan hasil tersebut Belgia memimpin klasemen grup I dengan sembilan poin dari tiga pertandingannya. Sementara Kazakhstan di posisi kelima dengan tiga poin dari tiga pertandingannya.
Sementara itu, hasil positif juga diraih oleh Italia. Bertandang ke Yunani, klub besutan Roberto Mancini membawa pulang tiga poin setelah menang 3-0 dalam lanjutan kualifikasi Piala Eropa 2020 grup J di di Athens Olympic Stadium, Minggu (9/6/2019) dinihari WIB.
Italia mendominasi penuh dengan penguasaan bola 64-36 persen dan mampu membuat total 15 tembakan. Nicolo Barella membuka keunggulan bagi Italia lewat tendangan dari jarak jauh pada menit ke-23.
Lorenzo Insigne menggandakan kedudukan menjadi 2-0 lewat tendangan melengkung ke tiang jauh di menit ke-30. Tiga menit berselang, giliran Leonardo Bonucci mencatatkan namanya di papan skor setelah membuat Italia unggul 3-0.
Italia masih memiliki beberapa peluang lagi. Namun demikian, hingga akhir pertandingan skor 3-0 bagi kemenangan Italia atas Yunani tetap tidak berubah.
Dengan hasil ini Italia memimpin grup J dengan sembilan poin dari tiga pertandingannya. Sementara Yunani di posisi ketiga setelah memiliki empat poin dari tiga pertandingannya.
Berita Terkait
-
Baru Gabung, Federico Bernardeschi Bikin Bologna Was-was
-
Kabar Menyedihkan Legenda AC Milan Franco Baresi: Doa Dipanjatkan Milanisti
-
Juventus Cuma Imbang Lawan Reggiana: Igor Tudor Tetap Puas, Kok Bisa?
-
Jersey AS Roma 2025/2026: Kembali ke Masa Keemasan Era 2000-an
-
Cerita Arrigo Sacchi Bangun Era Keemasan AC Milan: Saya Pilih Pemain dari Isi Otaknya
-
Klub Serie A Italia Sampaikan Duka Mendalam Atas Kepergian Diogo Jota
-
Daripada Nganggur, Mario Balotelli Punya Kerjaan Baru di Prancis
-
Kata-kata Manis Gianluigi Donnarumma untuk Gennaro Gattuso
-
Rekap Bursa Transfer Musim Panas 2025/2026 Klub Serie A Italia: Jay Idzes Masih Gantung
-
Buffon Tolak Mourinho, Pilih Gattuso! Drama Panas di Balik Kursi Pelatih Italia
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang