Bolatimes.com - Klub raksasa Italia Juventus adalah klub sepak bola pengoleksi trofi terbanyak di semua kompetisi sepak bola di Negeri Pizza.
Namun pada musim panas 2006 klub julukan si Nyonya Tua ini harus rela turun kasta ke Serie B Italia karena terbongkarnya skandal pengturan skor "Calciopoli".
Luciano Moggi, Direktur olahrga Juventus kala itu diduga menjadi dalangnya dan mendapatkan hukuman tidak boleh lagi berkecimpung di dunia sepak bola seumur hidupnya.
Juventus sendiri harus merelakan gelar scudetto 2004/05 dan 2005/06 dicabut dan Juve didegradasi paksa ke Serie B Italia.
Le Zebre pun ditinggal oleh pemain-pemain bintangnya, sebut saja seperti Fabio Cannavaro, Lilian Thuram, Patrice Viera, sampai dengan Zlatan Ibrahimovic.
Namun di antara nama-nama pemain tersebut, ada pemain-pemain lain yang menunjukkan loyalitasnya kepada klub. Bolatimes.com sudah mendapatkan 5 pemain legenda Juventus yang bertahan saat klub didegradasi ke Serie B Italia.
1. David Trezeguet
Pemain berkebangsaan Prancis ini telah memenangi Scuddeto sebanyak 2 kali dan tampil di Final Liga Champions 2003. David juga menjadi topskor Seria A pada tahun 2002.
2. Mauro Camoranesi
Baca Juga
Gelandang Timnas Italia Mauro Camoranesi juga memilih bertahan saat Juventus harus didegradasi ke Serie B Italia. Walaupun saat itu dia juga harus berkorban menerima pemotongan gaji.
3. Gianluigi Buffon
Penjaga gawang berusia 40 tahun ini masih membelawa Juventus di usianya yang sudah tidak muda.
Buffon adalah pemain yang memiliki loyalitas yang tinggi, hal tersebut juga ditunjukkan ketika Juve turun kasta ke Serie B Italia.
4. Alessandro Del Piero
Mantan kapten Juventus Del Piero adalah pemain legenda terbesar yang pernah dimiliki Juventus, Del Piero memiliki peran penting sebagai kapten ketika mengembalikan Juventus kembali ke jalur yang seharusnya setelah kasus pengaturan skor tahun 2006.
5. Pavel Nedved
Pemain legenda Juventus terkahir adalah Pavel Nedved. Pemain berkebangsaan Republik Ceska ini menunjukkan kesetiaannya pada Juventus kala itu.
Nedved mengatakan bahwa dirinya berutang budi karena Juve telah membesarkan dan mengharumkan namanya di dunia sepakbola.
Berita Terkait
-
Tudor Murka! Bela Mati-Matian Vlahovic dari Ejekan Suporter Juventus
-
Terbongkar! Rincian Lengkap Transfer Timothy Weah ke Marseille, Juventus Raup Rp105 M
-
Tegas tapi Elegan: Cara Juventus Hadapi Pemain yang Banyak Ulah
-
Juventus Buka Harga Rp412 M untuk Vlahovic, AC Milan Sanggup Bayar?
-
Juventus Cuma Imbang Lawan Reggiana: Igor Tudor Tetap Puas, Kok Bisa?
-
Legenda Serbia Sarankan Dusan Vlahovic Tinggalkan Juventus: Manchester United Opsi Ideal
-
Endrick Terdepak dari Real Madrid? Juventus dan AC Milan Siap Tampung
-
Juventus Rela Bayar Rp442 M Demi Pemain Buangan Erik Ten Hag
-
Juventus Cuma Gaji Jonathan David Rp105 M, Lebih Rendah dari Vlahovic
-
Kata Xabi Alonso Usai Real Madrid Singkirkan Juventus dari Piala Dunia Antarklub 2025
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang