Jum'at, 02 Desember 2022
Husna Rahmayunita : Sabtu, 23 April 2022 | 10:15 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Bolatimes.com - Atlet senam ritmik Sutjiati Narendra mengaku siap menggunakan dana pribadi agar bisa tampil di SEA Games. Pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) angkat bicara.

Ketua tim review Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Prof. Moch Asmawi menuturkan para atlet tidak diizinkan berangkat secara mandiri ke SEA Games 2021.

Menurutnya, keberangkatan kontigen Indonesia ke ajang multievent tersebut merupakan tanggung jawab pemerintah.

“Sudah ditekankan oleh pemerintah bahwa atlet yang dibiayai induk cabang olahraga maupun mandiri itu tidak diperkenankan karena ini memang tanggung jawab pemerintah,” jelas Asmawi kepada media di Jakarta, Jumat (22/4/2022).

“Dan sudah ada rekomendasi dari tim review yang berarti itu lah yang harus dibiayai oleh pemerintah. Kami tidak berani memberi rekomendasi apabila mereka tidak bisa memberi medali di SEA Games,” kata dia.

Beberapa cabang olahraga berinisiatif mengirimkan atlet ke SEA Games 2021 Vietnam setelah tidak lolos proses review karena dinilai tidak berpeluang menyumbang medali.

Keinginan tersebut sempat diutarakan salah satunya oleh atlet senam ritmik Indonesia Sutjiati Narendra. Atlet kelahiran New York di Amerika Serikat itu tidak dikirimkan ke SEA Games 2021 karena disebut tidak memiliki rekam jejak prestasi, baik dalam multievent maupun single event regional atau internasional.

Pesenam berusia 18 tahun itu juga tetap tidak diberangkatkan meski dia dan pelatih siap mengocek kantong pribadi demi mendapat kesempatan bersaing dalam SEA Games.

Kendati tak diberangkatkan, Asmawi menyatakan pemerintah tidak ada niatan menutup pintu bagi atlet-atlet muda unjuk gigi di kancah dunia. Hanya saja, pemerintah tidak ingin asal-asalan mengirimkan atlet ke ajang multi cabang Asia Tenggara itu.

Asmawi meminta atlet-atlet yang saat ini belum lolos diberangkatkan ke SEA Games agar tidak berkecil hati dan terus berlatih untuk membuktikan diri.

"Saya pikir tidak usah takut. Kalau memang punya prestasi pasti akan dibina oleh pemerintah. Saya kira pengurus cabang olahraga harus giat membina atlet."

"Para atlet bisa mengikuti single event atau kejuaraan internasional lainnya,” pungkas Asmawi seperti dimuat Antara.

BACA SELANJUTNYA

Kisah Haru Fachruddin Aryanto yang Rela Berpisah dari Keluarganya Demi Timnas Indonesia