Kamis, 01 Desember 2022
Husna Rahmayunita : Jum'at, 01 April 2022 | 17:44 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Bolatimes.com - Skuad Indonesia masuk grup berat berdasarkan hasil drawing Thomas dan Uber Cup 2022 yang diumumkan Jumat (1/4/2022), Tim beregu putra dan putri Indonesia sama-sama tergabung dalam grup A.

Menyandang status juara bertahan, Tim beregu putra Indonesia berhak menempati Grup A sebelum undian dilakukan di markas Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) di Malaysia pada pukul 15.00 WIB.

Hasil undian, Jonatan Christie dan kawan-kawan satu grup dengan negara kuat yakni Korea Selatan dan Thailand, serta Singapura.

Menilik peta kekuatan, tim beregu putra Indonesia punya kans besar untuk melaju ke fase knock-out. Korea Selatan merupakan unggulan 5/8, Thailand dan Singapura unggulan 9/16.

Apalagi dengan status juara bertahan, Indonesia pastinya akan mati-matian untuk mempertahankan trofi yang berhasil diraih tahun lalu pasca absen juara setelah edisi 2002.

Sementara tim beregu putri Indonesia yang cuma masuk Pot 2 jelang undian, tergabung di Grup A pada Piala Uber 2022. Srikandi Merah Putih tergabung bersama Jepang serta duo Eropa, Prancis dan Jerman.

Merujuk peta kekuatan, hanya Jepang selaku unggulan pertama yang akan jadi lawan sulit Indonesia. Sementara dua negara lainnya, secara peta persaingan masih bisa di atasi Gregoria Mariska Tunjung dan kawan-kawan.

Berikut hasil DrawingThomas dan Uber Cup 2022, Jumat (1/4/2022) seperti dikutip dari Suara.com.

Thomas Cup 2022

Grup A: Indonesia, Korea Selatan, Thailand, Singapura

Grup B: Denmark, China, Prancis, Aljazair

Grup C: Taiwan, India, Jerman, Kanada

Grup D: Jepang, Malaysia, Inggris, Selandia Baru

Uber Cup 2022

Grup A: Jepang, Indonesia, Prancis, Jerman

Grup B: China, Taiwan, Spanyol, Australia

Grup C: Thailand, Denmark, Malaysia, Mesir

Grup D: Korea Selatan, India, Kanada, Amerika Serikat

(Suara.com/Arief Apriadi).

BACA SELANJUTNYA

Ceramahi Pemain, Shin Tae-yong Minta Timnas Indonesia Belajar dari Piala Dunia 2022