Husna Rahmayunita
Puttita Supajirakul, pebulu tangkis Thailand. (Instagram/@earth_puttita)

Bolatimes.com - Prestasinya di lapangan belum sementereng atlet bulu tangkis Ratchanok Intanon, namun Puttita Supajirakul sudah punya tempat tersendiri di hati netizen Indonesia.

Berpasangan dengan Sapsirre Taerattanachai, Puttita Supajirakul menjadi andalan ganda putri Thailand di Piala Uber 2020.

Puttita Supajirakul dan Sapsirre Taerattanachai juga menjadi turun saat Thailand berlaga melawan Indonesia di babak perempat final.

Baca Juga:
Link Live Streaming Persita vs Persiraja, Saling Sikut Demi 3 Poin

Sayangnya, Puttita/Sapsirre belum berhasil menyumbang poin dalam kemenangan Thailand itu setelah kandas di tangan Siti/Ribka.

Meski begitu, aksinya menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemar bulu tangkis, termasuk salah satunya netizen Indonesia.

Puttita menjadi salah satu pebulu tangkis putri Thailand berparas cantik yang memiliki banyak pengikut di media sosial.

Baca Juga:
Sedang Berlangsung, Link Live Streaming Persela Lamongan vs Madura United

Ia kerap membagikan momen di luar tugasnya sebagai pejuang negara, terutama saat liburan dengan menanggalkan sejenak baju dinasnya.

Puttita Supajirakul, pebulu tangkis Thailand. (Instagram/@earth_puttita)

Memiliki lebih dari 47 ribu pengikut di Instagram, menjadi salah satu alasan Puttita gemar berbagi aktivitas sehari-hari tak hanya ketika bertanding.

Perempuan kelahiran 29 Maret 1996 itu bahkan kerap membuat pengikutnya terheran, mengapa memilih sebagai atlet bulu tangkis ketimbang seorang model.

Baca Juga:
Link Live Streaming Piala Thomas Indonesia vs Denmark, Berebut Tiket Final!

Paras cantik dan bentuk tubuh yang mumpuni tentu sangat mudah membawa Puttita menjadi model terkenal di Thailand atau bahkan dunia.

Namun, usut punya usut terdapat cerita menarik terkait apa yang menjadi latar belakang Puttita terjun ke dunia bulu tangkis.

Menurut laporan laman resmi BWF, bersama keluarganya Puttita sudah gemar bermain bulu tangkis saat masih berusia sembilan tahun.

Baca Juga:
Pengin Terus Dimainkan, Ronaldo Protes ke Solskjaer Gegara Jadi Cadangan

Perempuan kelahiran Phitsanulok, Thailand ini melakoni debut di kancah internasional pada ajang Smiling Fish International yang digelar tahun 2012.

Ajang US Open 2014 menjadi turnamen yang paling bekesan untuk Puttita, meskipun pada saat itu ia dan Sapsiree kalah dari wakil Indonesia, Shendy Puspa/Vita Marissa.

Puttita juga merupakan andalan bulu tangkis Thailand di ajang SEA Games, tercatat ia sudah tiga kali mengikuti pesta olahraga se-ASEAN itu.

Tepatnya di tahun 2015, 2017 dan 2019 meskipun belum mampu menorehkan medali untuk Thailand, namun performanya semakin menanjak.

Hal itu terlihat saat Puttita berlaga di Thailand Master 2018, kala itu ia berpasangan dengan Dechapol Puavaranukroh di nomor ganda campuran.

Keduanya berhasil melaju hingga partai final, sayangnya hanya mampu menempati tempat kedua setelah dikalahkan wakil Malaysia.

Saat ini ia menduduki ranking 22 duia untuk kategori ganda putri, dan urutan 431 untuk ganda campuran serta berhasil menorehkan 227 kali kemenangan.

Di ajang Piala Uber 2020, Supajirakul akan kembali turun di nomor ganda putri namun tidak berpasangan dengan Sapsiree.

Melainkan Rawinda Prajongjai, berhadapan dengan ganda putri andalan China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan.

Kontributor: Eko
Load More