Bolatimes.com - Masa depan Cristiano Ronaldo di Manchester United sempat jadi perbincangan hangat. Bukan tanpa alasan, dengan kontrak yang tinggal tersisa satu tahun, Ronaldo sempat dikabarkan ingin hengkang.
Berbagai faktor disebut jadi alasan sang mega bintang asal Portugal itu. Ronaldo disebut kecewa dengan pergerakan transfer The Red Devils sejauh ini plus Man United tidak akan bermain di Liga Champions musim depan.
Kabar soal masa depan Ronaldo semakin ramai setelah pemain berusia 37 tahun itu absen di pramusim Man United. Tapi, sejauh ini belum ada kabar pasti klub mana yang bisa mendatangkan Ronaldo.
Alih-alih jadi rebutan, Ronaldo justru tidak laku. Ya, Ronaldo seakan kehilangan kharisma dan daya tarik karena sejumlah klub terang-terangan menolak jasa Cristiano Ronaldo.
Teranyar Ronaldo dikabarkan akan merapat ke Atletico Madrid, namun para fans Los Rojiblancos disebut menolak keras kehadiran eks pemain Juventus tersebut.
Nah, jika dirunut ke belakang. sikap Ronaldo yang minta dijual dari Man United sebetulnya sudah hadir sejak periode pertama kehadirannya di Old Trafford.
Berikut ulasannya!
1. 2006
Situasi panas yang sedang terjadi antara Ronaldo dengan wayne Rooney setelah insiden Piala Dunia 2006 berlanjut ke klub.
Saat itu aksi Ronaldo membuat Rooney mendapat kartu merah dan akhirnya Inggris disingkirkan Portugal. Ronaldo yang mendapat kecaman keras dari fans Inggris membuatnya ingin pergi dari MU.
Baca Juga
Sir Alex Ferguson berhasil menahan keinginan Ronaldo untuk pergi. Ronaldo bahkan bertransformasi jadi penyerang sayap yang haus gol setelah itu dan berkembang masuk ke jajaran elite dunia.
2. 2008
Dua tahun berselang setelah insiden panas antara Ronaldo dan Rooney, sang mega bintang Portugal ini kembali meminta manajemen Iblis Merah menjualnya.
Ronaldo yang mencetak 42 gol di musim 2007/08, dirumorkan ke Real Madrid. Namun, kekisruhan ini akhirnya selesai setelah Ronaldo bertahan di Inggris.
3. 2009
Satu musim setelah rumor transfernya ke Madrid, Ronaldo akhirnya benar-benar pindah ke klub Ibu Kota Spanyol tersebut.
Ronaldo hengkang setelah MU kalah dari Barcelona di final Liga Champions dari Barcelona. Ronaldo pindah ke Madrid pada 2009 dengan biaya 80 juta poundsterling.
4. 2022
Baru kembali ke Man United pada 2021, Ronaldo sudah diterpa isu hengkang. Padahal kontraknya masih tersisa hingga akhir musim 2022/23.
Ronaldo disebut ingin hengkang karena Man United gagal berprestasi dan tidak mendatangkan pemain-pemain kelas dunia di jendela transfer musim panas ini.
Ronaldo disebut meminta pemutusan kontrak dari Man United, namun dikabarkan bahwa Manchester United masih ingin mempertahankan Cristiano Ronaldo.
Berita Terkait
-
Grimsby Town Tantang Manchester United, Mimpi atau Bencana?
-
Marcus Rashford Bongkar Kekacauan MU: Tidak Ada Rencana Jangka Panjang
-
Harry Maguire Blak-blakan: Semua Benci Manchester United!
-
Alejandro Garnacho Ancam Manchester United: Lepas ke Chelsea atau Saya Magabut
-
Statistik Menggila! Inilah Alasan Benjamin Sesko Layak Jadi Mesin Gol Setan Merah
-
Gila-Gilaan! MU Mau Datangkan Duo Bintang Premier League dan PSG Sekaligus
-
Geger di Old Trafford! Suporter Man United Batalkan Demo Besar, Ada Apa?
-
Pesona Anita Vidovic, Pendamping Setia Striker Baru Manchester United Benjamin Sesko
-
Kata Benjamin Sesko Pasca Pindah ke Manchester United dengan Mahar Rp1,6 T
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
Terkini
-
Tudor Murka! Bela Mati-Matian Vlahovic dari Ejekan Suporter Juventus
-
Debut Langsung Juara! Luca Chevalier Buktikan Depak Donnarumma Keputusan Tepat
-
Lucas Chevalier, Kiper Bergaya Playmaker yang Antar PSG Juara Piala Super Eropa
-
Inigo Martinez Pilih Uang Besar daripada Treble Bersama Barcelona
-
Alvaro Morata Resmi Gabung Como: Siap Hancurkan Pertahanan Serie A
-
Nilai Transfer Rp875 Miliar, Ramsey Jadi Investasi Besar Newcastle United
-
Luis Enrique: PSG Tidak Pantas Kalahkan Tottenham
-
Napoli Taklukkan Olympiakos, Conte Kirim Sinyal Kesiapan Jelang Serie A
-
Muda dan Berbakat, Giovanni Leoni Jadi Target Transfer Panas Liverpool
-
Mbappe Bersinar, Real Madrid Hajar WSG Tirol 4-0 Tutup Pramusim