hitekno.com - Direktur Olahraga Ajax Amsterdam, Marc Overmars tengah menjadi buah bibir setelah mengakui berbuat tak senonoh hingga memilih mundur dari jabatannya.
Marc Overmars menyesali perbuatannya, mengirimkan pesan pelecehan kepada rekan-rekan wanitanya. Ia mengakui sikapnya kelewat batas dan merasa malu.
"Saya malu. Pekan lalu saya dihadapkan dengan laporan tentang kelakuan saya dan bagaimana ini sampai ke orang lain," ujarnya seperti dikutip AFP.
Mantan pemain Arsenal dan Barcelona itu menyampaikan permintaan maaf atas kelakuannnya.
"Sayangnya, saya tidak menyadari bahwa saya melewati batas dengan ini, tetapi itu menjadi jelas bagi saya dalam beberapa hari terakhir. Tiba-tiba saya merasakan tekanan yang sangat besar. Saya minta maaf," imbuhnya.
Ia sadar, perbuatannya tidak bisa diterima sehingga memilih untuk hengkang dari Ajax Amsterdam setelah sekira 10 tahun bergabng.
"Perilaku ini tidak dapat diterima. Saya sekarang melihat itu juga. Tapi sudah terlambat. Saya tidak melihat pilihan lain selain keluar dari Ajax. Ini juga berdampak besar pada situasi pribadi saya. Itu sebabnya saya meminta semua orang untuk meninggalkan saya dan keluarga saya sendiri," tuturnya.
Overmars telah menjabat di Ajax sejak musim panas 2012 dan baru-baru ini menandatangani perpanjangan kontrak hingga 2026.
Selama ia menjadi staf belakang layar, Ajax berhasil menembus semifinal Liga Champions 2019 dan final Liga Europa 2017.
Dalam karir bermainnya, ia mewakili Belanda di empat turnamen besar -- Piala Dunia 1994 dan 1998 serta kejuaraan Eropa 2000 dan 2004.
Ketua Dewan Pengawas Ajax Leen Meijaard menggambarkan Overmars sebagai direktur sepak bola terbaik yang dimiliki Ajax.
Tetapi, perbuatan tak senonoh yang dilakukn Overmars tidak bisa diterima dengan alasan apapun.
"Ini menghancurkan bagi para wanita yang harus berurusan dengan perilaku itu. Ketika kami mendengar berita tentang ini, kami segera bertindak, dengan hati-hati mempertimbangkan dan menimbang apa yang terbaik untuk dilakukan,"
"Sayangnya, dia benar-benar melewati batas, jadi melanjutkan tugas sebagai direktur bukanlah pilihan, karena dia mengenali dirinya sendiri. Ini sangat menyakitkan bagi semua orang," beber Leen Meijaard seperti dimuat Antara.
Terpopuler
-
Local Media Community: Masukan untuk Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
Roberto Mancini Targetkan Dua Trofi Juara untuk Timnas Italia
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
Terkini
-
Napoli Taklukkan Olympiakos, Conte Kirim Sinyal Kesiapan Jelang Serie A
-
Luis Enrique: PSG Tidak Pantas Kalahkan Tottenham
-
Grimsby Town Tantang Manchester United, Mimpi atau Bencana?
-
Chelsea Juara Dunia, Bonus Rp249 Miliar Mengalir ke Keluarga Jota
-
AS Roma Resmi Tawar Jadon Sancho, Manchester United Mulai Goyah?