Bolatimes.com - Pengalaman hidup yang dialami oleh atlet rugbi asal Selandia Baru, Sonny Bill Williams, membawanya hingga menjadi seorang muslim.
Sebelum memeluk Islam, Atlet rugbi ternama ini dulunya adalah sosok lelaki yang doyan main perempuan hingga mabuk-mabukan.
Kedekatannya dengan gemerlap dunia malam itu tak terlepas dari prestasinya yang cukup gemilang hingga membuat atlet berpostur 193 cm ini lupa daratan.
Namun, ternyata kehidupan glamor dan mewah itu tak pernah memuaskan hasratnya. Bahkan, ia justru merasa kehidupannya hampa.
Singkat cerita, Sonny menemukan kedamaian ketika mengenal Islam dari keluarga imigran asal Tunisia. Kisah itu bermula ketika ia menginap di rumah keluarga tersebut.
Meskipun sederhana dan jauh dari gemerlap kemewahan, ternyata Sonny justru bisa merasakan kebahagiaan dan kedamaian.
Itu jelas bertolak belakang dan sangat kontras dengan kehidupannya yang dikelilingi kemegahan, tapi justru merasa hampa.
“Dengar, saya dahulu doyan bermain perempuan. Saya juga minum alkohol dan boros. Saya sempat merasa jadi seseorang yang bukan diri saya,” kata Sonny dikutip dari BBC.
“Saya menjalani kehidupan itu dan menurut pengalaman tersebut, apa yang sudah saya dapatkan? Hanya lubang dan kehampaan di hati saya,” lanjutnya.
Sonny memang tak langsung memeluk agama Islam. Dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengenali agama tersebut.
Setelah beberapa tahun, atlet rugbi yang justru menjadi seorang petinju profesional di kelas berat itu memantapkan dirinya untuk menjadi seorang muslim.
“Butuh beberapa tahun untuk melewati proses ini hingga saya menemukan Allah. Saya menemukan Islam. Itu memungkinkan saya mengubah semua sifat liar dalam diri saya menjadi hal positif,” ujarnya.
Setelah menjadi muslim, Sonny merasa bangga menjadi bagian dari pemeluknya. Dia merasa bahwa tak ada perasaan lain selain cinta yang tulus dari rekan sesama atlet yang juga memeluk Islam.
Saat melihat seorang atlet muslim yang bisa berprestasi, lelaki yang juga punya kewarganegaraan Samoa ini pun tak bisa menutupi rasa bangganya.
“Bagi saya, menjadi seorang muslim adalah kebanggaan. Ada kejujuran yang terkandung di dalamnya,” ujarnya.
“Apa yang diperjuangkan dan apa yang dapat diberikannya. Ketika saya melihat atlet muslim lain di luar sana, saya merasa bangga. Itu adalah hal yang sangat indah,” tambahnya.
Kontributor: Muh Adif Setiawan
Berita Terkait
-
5 Pemain Asing yang Jadi Mualaf di Indonesia, Terbaru Bek Asing Persita Tangerang
-
5 Efek Negatif Terlalu Banyak Makan Daging, Awas Risiko Penyakit
-
Erick Thohir akan Bikin Turnamen Antar Negara Muslim, Timnas Indonesia Bisa Lawan Arab Saudi dan Qatar
-
Kisah Jorvan Vieira, Pelatih Mualaf Asal Brasil yang Bawa Timnas Irak Juara Piala Asia 2007
-
Kisah Mualaf Paul Pogba, Sebut Al-Quran Beri Tuntutan Hidup
-
CEK FAKTA: Sandy Walsh Resmi Jadi Mualaf di Bulan Ramadhan, Benarkah?
-
Kisah Mualaf Abanda Herman, Dapat Hidayah dari Sholat 5 Waktu Skuad Persib Bandung
-
6 Pemain Muslim yang Pernah Bela Timnas Israel, Salah Satunya Jadi Kapten
-
Kisah Timnas Israel Tunjuk Pemain Muslim Bernama Bibras Natkho sebagai Kapten Tim
-
Penampakan Poster Resmi Piala Dunia Wanita 2023, Usung Tema Beyond Greatness
Terkini
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Lamine Yamal Kembali Tersandung Skandal! Diduga Bercumbu dengan Nicki Nicole
-
Pesona Anita Vidovic, Pendamping Setia Striker Baru Manchester United Benjamin Sesko
-
HP Istri Berisi Data Penting Hilang, Gustavo Almeida Gelar Sayembara Berhadiah iPhone 15
-
Pilih Jualan Parfum Dibanding Cari Klub Baru, Ini Duit yang Diraup Justin Hubner
-
Here We Go! Legenda Liverpool Steven Gerrard Sandang Status Baru
-
UFO Benaran Ada? Kekasih Joao Felix Rekam Penampakan Piring Terbang
-
Liburan Mewah Georgina Rodriguez: Pamer Bikini Seksi dan Cincin Berlian
-
Haru di Anfield: Istri dan Anak Diogo Jota Menangis Lihat Lautan Bunga Duka Cita