hitekno.com - Direktur Utama Persis Solo, Kaesang Pangarep mengundang riuh setelah kedapatan bergabung dengan Rans Entertainment, perusahaan milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.
Tak tanggung-tanggung, Kaesang menjabat sebagai komisaris Rans Entertainment. Ia yang dikenal sebagai pebisnis muda rupanya kini makin melebarkan sayap, menduduki posisi penting di sejumlah perusahaam.
Kabar merapatnya Kaesang ke perusahaan bos Rans Cilegon FC ini mencuat usai muncul undangan kerja sama antara Grup Emtek dan Rans Entertaiment.
Menyadur dari Solopos.com, kedua perusahaan bersinergi dan membuat acara bertajuk Babak Baru Rans. Dalam acara tersebut, menghadirkan narasumber Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, Komisaris Rans Kaesang Pangarep, Co-Founder Rans Dony Oskaria dan Managing Director Emtek Sutanto Hartono.
Kontan saja, kemunculan nama putra bungsu Presiden Jokowi di perusahaan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina mencuri atensi. Saat ini, Kaesang menjadi pemilik dan Direktur Utama Klub Sepak Bola Persis Solo. Sementara itu, Raffi Ahmad memiliki saham di Rans Cilegon FC.
Kaesang juga diketahui memiliki banyak bisnis di bidang kuliner antara lain Sang Pisang, Yang Ayam, Ternakopi, Siap Mas, Let’s Toast dan Mangkokku. Dia juga berinvestasi di dunia game Hompimpa Games dan platform edukasi dan pelatihan, seperti Enigma Camp dan Kerjaholic.
Mengurus Bisnis Keluarga
Beberapa waktu lalu, Kaesang Pangarep juga mengungkap bahwa dirinya kini yang bertanggung jawab atas bisnis keluarga setelah kakaknya, Gibran Rakabuming Raka mengikuti jejak ayahnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) terjun ke dunia politik menjadi Wali Kota Solo.
"Bisnis [keluarga] tetap jalan, dulu ‘dilungsurin’ ke Mas Gibran terus dari mas Gibran ke saya sekarang yang furnitur itu, saya yang tanggung jawab sekarang,” kata Kaesang kepada Deddy Corbuzier, dikutip dari YouTube Dedy Corbuzier, Selasa (21/9/2021).
Kaesang juga memastikan bahwa Jokowi telah melepas kepemilikannya terhadap bisnis keluarga dan bahkan saat ini sudah tidak ikut campur di dalamnya. Jokowi memiliki pabrik mebel sebelum menjabat sebagai Presiden.
Menurut Kaesang baik ayah maupun kakaknya, ketika telah menjabat sebagai kepala negara dan kepala daerah, harus fokus pada tugas dan kewajibannya sehingga bisnis yang sebelumnya digeluti harus ditinggalkan.
"Secara peraturan setahu saya tidak boleh [mengurus bisnis saat menjabat presiden atau kepala daerah]," kata Kaesang.
Terpopuler
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
Terkini
-
Local Media Community: Masukan untuk Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat