hitekno.com - Seorang petani yang juga Interisti baru saja ketiban durian runtuh. Tak disangka-sangka ia mendapat hadiah spesial, yakni jersey Inter Milan lengkap dengan tanda tangan pemain dari Menteri BUMN Erick Thohir.
Momen tersebut terjadi saat Erick Thohir melakukan kunjungan kerja ke sebuah persawahan. Menariknya, ia mendapati seorang petani sedang menanam padi menggunakan kaos Inter Milan.
Momen tersebut lantas diabadikan dalam sebuah video di akun TikTok @erick_thohir. Kemudian diunggah ulang oleh akun Instagram @pengamatsepakbola.
Sontak Erick Thohir bertanya kepada petani tersebut soal seluk beluk memiliki kaos Inter Milan. ''Kaosnya beneran punya atau dikasih itu?,'' tanya Erick Thohir.
''Punya pak,'' jawab petani tersebut.
''Emang suka bener?,'' timpal Erick Thohir.
''Suka pak,'' kata petani tersebut.
''Coba siapa saja pemainnya,'' Erick Thohir balas memberi tantangan.
''(Lautaro) Martinez, (Romelu) Lukaku,'' sahut petani tersebut.
''Wah beneran ini,'' kata Erick Thohir.
Setelah sukses menjawab pertanyaannya, Erick Thohir kemudian menjajikan hadiah kepada petani tersebut. Tak main-main, ia menjanjikan jersey Inter Milan lengkap dengan tanda tangan para pemainnya.
''Nanti dikirimin ya, minta alamatnya. Nanti dikirim jersey Inter Milan lengkap dengan tanda tangan pemain,'' ujar Erick Thohir.
Sebagai informasi, Erick Thohir pernah menjadi pemilik Inter milan pada 2013-2019. Perjalanannya sebagai pemilik klub bermula setelah mengakuisisi saham sebesar 70 persen milik Massimo Moratti seharga 250 juta euro (sekitar Rp 3,9 triliun).
Gebrakan yang dilakukan Erick Thohir dinilai sebagai langkah maju bagi Inter Milan. Sebab, ia menjadi pria yang berani melengserkan tradisi kepemilikan klub yang didominasi oleh keluarga Moratti.
Namun, karier Erick Thohir di Inter Milan tak berjalan lama. Berselang tiga tahun sejak membeli klub pada 2013, pria lulusan Universitas Nasional California lantas menjual sebagian sahamnya ke perusahaan China, Suning Group.
Kemudian pada awal 2019, Erick Thohir akhirnya menjual seluruh sahamnya di Inter Milan. Pendiri Mahaka Group itu melepas sisa sahamnya sebesar 30 persen kepada perusahaan investasi asal Hong Kong, LionRock Capital.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Local Media Community: Masukan untuk Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat