bolatimes.com - Mohamed Salah telah menjadi sosok terkenal di dunia sepak bola berkat prestasi dan performanya yang gemilang bersama Liverpool. Salah pun menjadi kebanggaan masyarakat di tanah kelahirannya, Mesir.
Para pelanggan kedai kopi yang ada di sepanjang jalan di Kairo tidak pernah melewatkan laga Liverpool hanya untuk menyaksikan Salah bermain. Saat pertandingan AS Roma dengan Liverpool berlangsung, para pelanggan ramai menyaksikan laga tersebut.
"Dia (Salah) bermain dengan cara yang indah, dan dia selalu berkembang. Dia membawa kebanggaan kepada orang-orang karena dia adalah orang muslim. Dia membawa kebanggaan bagi semua orang Arab," ungkap Mohammed Hassen, pria berusia 23 tahun yang berasal dari Sudan tetapi dibesarkan di Mesir.
Sumber foto: The Guardian/net
Mohamed Salah berkembang cepat, dirinya sekarang layaknya setengah dewa di Mesir karena penampilannya bersama Liverpool.
Statusnya dengan cepat naik melampui para pemain lain. Salah juga menjadi potensi berharga yang dimiliki Mesir di tengah masalah ekonomi yang menerpa negara itu.
Tanpa diketahui bahwa hampir 50 orang duduk menyaksikan Salah bermain di kedai kopi yang ada di Kairo. Para pelanggan itu duduk dengan tenang, alis berkerut, dan wajah-wajah menghadap ke arah layar televisi. Terkadang keheningan itu rusak karena komentar dari sang komentator pertandingan pada laga yang sedang berlangsung.
Pada laga AS Roma dan Liverpool berlangsung, ketika pertandingan telah memasuki menit ke-20, kedai kopi yang berada di gang kecil itu penuh sesak. Semua orang menanti gol dari Mohamed Salah.
"Demi tuhan, berikan kepada Salah," seorang pria menggerutu karena frustasi.
Kedai kopi itu pun menjadi heboh kala dua gol dari Sadio Mane dan Georginio Wijnaldum bersarang ke gawang AS Roma. Walaupun Salah tidak mencetak gol, tetapi sorak para pelanggan yang berada di sana heboh layaknya menyoraki Mohamed Salah.
Sumber foto: The Guardian/net
Pada akhir babak pertama, topik pembicaraan pun beralih. Para pengunjung tidak lagi menunggu Salah untuk mencetak gol. Namun para pengunjung membahas ingin melihat Salah bermain di Piala Dunia setelah Mesir berhasil lolos untuk pertama kalinya sejak 1990.
"Saya akan menonton Piala Dunia karena dia (Salah)," ucap Ahmed Said, salah satu pengujung kedai kopi tersebut.
Mohamed Salah memang telah berada di puncak karier, suksesnya itu juga membawa kebahagian dan kebanggan bagi tanah kelahirannya. Salah juga diketahuhi telah membantu salah satu kota di Mesir dengan membangun sekolah, membangun layanan kesehatan, dan menyediakan kebutuhan pokok untuk penduduk di sana. (*)
Bolatimes.com/Andiarsa Nata
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Local Media Community: Masukan untuk Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat