hitekno.com - Pertandingan Piala Asia 2023 Grup D antara Jepang vs Timnas Indonesia di babak pertama cukup mencolok perbedaan kelasnya.
Hajime Moriyasu nahkoda Samurai Biru dengan segudang pemain kelas Eropanya mampu mengobok-obok barisan pertahanan Timnas Indonesia.
Bukan hanya lini pertahanan, Jepang terpantau mendominasi semua sudut lapangan. Sistem permainan menyerang dengan kombinasi umpan pendek dan terobosan, membuat pemain Garuda kalang kabut.
Mengandalkan Ayase Ueda di depan, serta Ritsu Doan sebagai sayap kanan, kemudian Keito Nakamura mendobrak dari kiri.
Jepang berhasil mendapat pundi-pundi peluangnya di menit ke-6, Ayase Ueda dijegal oleh Jordi Amat. Praktis wasit melihat hal tersebut pelanggaran karena Jordi Amat dengan sengaja menggunakan tangannya untuk menahan pergerakan Ueda di dalam kotak penalti.
Ueda yang jadi algojo berhasil menjebol gawang Ernando Ari, Jepang unggul 1-0 atas Indonesia. Anak asuh Shin Tae-yong setelah tertinggal mencoba untuk keluar dari tekanan Samurai Biru, namun apa daya, lagi-lagi, Wataru Endo dan koleganya sangat perkasa.
Indonesia sempat mengejutkan Jepang saat Marselino Ferdinan melakukan penetrasi, tapi berhasil dibendung bek Pasukan Samurai.
Bahkan, Samurai Biru hampir menggandakan keunggulan, sayangnya sepakan Keito Nakamura membentur tiang. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Terpopuler
-
Roberto Mancini Targetkan Dua Trofi Juara untuk Timnas Italia
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus