Rizki Laelani
Timnas Indonesia akan memiliki calon lawan jika mereka berhasil lolos ke 16 besar Piala Asia (Tangkapan layar Instagram @marselinoferdinan10)

Bolatimes.com - Timnas Indonesia punya kesempatan besar lolos 16 besar Piala Asia 2023. Setelah mengemas tiga poin dari kemenangan atas Vietnam, Timnas Indonesia sejatinya hanya butuh hasil imbang di partai akhir penyisihan Grup D Piala Asia 2023.

Saat ini Indonesia mengemas tiga poin dan menempati pucak dengan peringkat tiga terbaik jika dilihat dari posisi tiga di semua grup.

Nah, bagaimana Timnas Indonesia bisa tembus babak gugur 16 besar? Berikut utak-atik yang akan disajikan.

Baca Juga:
Biang Kerok Fabio Quartararo Bisa Gagal Lagi Juara Dunia MotoGP

Berikut adalah skenario perhitungan untuk melihat bagaimana Timnas Indonesia bisa lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023. Terdapat dua kemungkinan jalur yang dapat ditempuh oleh Skuad Garuda.

Dalam Grup D, yang terdiri dari Indonesia, Irak, Jepang, dan Vietnam, setiap tim sudah menjalani dua pertandingan pada Piala Asia 2023 sejauh ini.

Hasilnya, satu tim sudah memastikan diri lolos, sementara satu tim harus tersingkir.

Baca Juga:
Capaian Terbaik 3 Kali Finis Urutan 3, Fabio Quartararo Kubur Mimpi Juara Dunia MotoGP

Tak peduli bagaimana hasil pertandingan di Matchday 3 Piala Asia 2023, Irak telah memastikan diri melangkah ke babak 16 besar, sementara Vietnam dipastikan tersingkir dan menempati posisi juru kunci. Hal ini dikarenakan Vietnam kalah head to head dari Jepang dan Indonesia.

Hasil dan klasemen Grup D:

- Jepang vs Vietnam: 4-2

Baca Juga:
4 Faktor yang Diduga Menjadi Alasan Persib Pilih Dewa United Sebagai Lawan Uji Coba

- Indonesia vs Irak: 1-3

- Irak vs Jepang: 2-1

- Vietnam vs Indonesia: 0-1

Klasemen Grup D Piala Asia 2023

1. Irak 6
2. Jepang 3
3. Indonesia 3
4. Vietnam 0

 

Saat ini, Grup D Piala Asia 2023 hanya menyisakan dua pertandingan pada matchday ketiga.

Pertandingan tersebut melibatkan Jepang melawan Indonesia dan Irak melawan Vietnam, yang keduanya akan dimainkan secara bersamaan pada Rabu (24/1/2024) pukul 18.30 WIB.

Terfokus pada peluang Indonesia untuk melangkah ke babak 16 besar Piala Asia 2023, terdapat dua jalur terbuka.

Pertama, melalui jalur menjadi runner-up Grup D, dan kedua, melalui jalur menjadi salah satu tim peringkat ketiga terbaik.

Dalam situasi klasemen saat ini, Indonesia menghadapi tantangan karena Jepang memiliki keunggulan.

AFC mencatat bahwa hasil seri antara kedua tim sudah cukup bagi Samurai Biru untuk memastikan lolos sebagai runner-up Grup D.

Skenario Grup D

Irak telah memastikan diri lolos ke 16 besar sebagai juara grup, tanpa memperhitungkan hasil pertandingan terakhir melawan Vietnam.

Vietnam, sebagai juru kunci Grup D, dipastikan tersingkir. Meskipun menang melawan Irak pada pertandingan terakhir, Vietnam tetap kalah dalam perbandingan head to head dengan Indonesia, sehingga terjebak di posisi paling bawah.

Jepang akan melaju ke babak 16 sebagai runner-up Grup D jika berhasil menang atau bermain imbang melawan Indonesia.

Meskipun hasil imbang akan menyamakan posisi head to head antara Jepang dan Indonesia, Jepang akan tetap unggul dalam selisih gol.

Namun, Jepang sudah dipastikan tidak bisa menggeser Irak dari posisi juara grup karena kalah dalam pertandingan head to head.

Indonesia harus memenangkan pertandingan melawan Jepang untuk bisa menjadi runner-up Grup D.

Di samping itu, ada peluang bagi Jepang dan Indonesia untuk lolos ke babak 16 sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.

Dari keenam grup, empat tim peringkat ketiga terbaik akan melangkah ke 16 besar Piala Asia 2023 bersama 12 tim juara dan runner-up grup.

Untuk saat ini, Indonesia berada di posisi teratas di antara tim peringkat ketiga terbaik dari Grup D.

Dengan kata lain, meskipun tidak berhasil mengalahkan Jepang, Indonesia masih memiliki peluang untuk lolos ke babak 16 Piala Asia 2023 sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.

Namun, nasib mereka masih tergantung pada hasil pertandingan di grup-grup lain.

Meski demikian, Indonesia telah mengumpulkan satu kemenangan sebagai "tabungan" yang mungkin menjadi penentu keberhasilan mereka di fase grup ini. (*)

Load More