Bolatimes.com - Tommy Welly mantan Jurnalis Sepak Bola yang kini akrab dikenal sebagai Pengamat, masih tidak yakin dengan filosofi pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Pria yang akrab disapa dengan nama Bung Towel, memberi penjelasan mengapa filosofi Shin Tae-yong dinilai tidak berhasil untuk Timnas Indonesia.
Hal itu tak terlepas dari pengamatan Bung Towel ketika melihat Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong berlaga dengan tim yang memiliki kekuatan setara, atau lebih tinggi.
Menurut Bung Towel, Shin Tae-yong hanya berani menerapkan filosofi sepak bola menyerang dan dominan ketika melawan tim lemah seperti Laos, Kamboja dan Brunei Darussalam.
"Empat tahun main Shin Tae-yong, kecuali lawan Kamboja Laos, Brunei, oke offensive, dominan." katanya, dilansir dari kanal YouTube Sportify Indonesia, (19/1).
Tetapi saat melawan Vietnam, Thailand ataupun Irak, Shin hanya mengandalkan strategi seperti parkir bus.
"Begitu lawan yang setara, Thailand, Vietnam, atau seperti Irak, udah duduk di bawah seperti kemarin, hampir sepanjang pertandingan," imhuhnya.
Bung Towel pun mempertanyakan filosofi Shin tersebut, dan membuatnya ragu apabila dia masih menjadi pelatih Timnas Indonesia.
"Apakah itu yang mau dibangun dari Timnas kita?" ucap Bung Towel.
"Padahal naturalisasi sudah datang, TC di Turki dengan fasilitas yang mewah sudah, jarak antara kalah sama Irak 5-1 sama 3-1 kemarin (di Piala Asia 2023) dua bulan waktu yang cukup untuk membenahi," pungkasnya.
"Tapi catatan statistik masih so so (biasa biasa saja) aja nih," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025