bolatimes.com - Eks Manajer Arema Lalumara Satriawangsa, angkat suara melihat penampilan Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong yang berlaga kontra Irak di Piala Asia 2023.
Lalumara menyebut, Timnas Indonesia saat ini mempunyai cara main yang berbeda dari sebelumnya dan lebih hidup meskipun hasil akhir belum memuaskan.
“Cara main beda, lebih hidup, soal hasil akhir itu proses dan butuh waktu panjang,” ujar Lalumara.
“Peringkat FIFA itu bukan soal angka semata, tapi itu menunjukkan kualitas permainan dan jam terbang,” lanjut eks Manajer Arema tersebut.
Lalumara juga menyebut bahwa permainan Justin Hubner dan kawan-kawan sudah bisa dinikmati dan menegangkan bagi tim lawan, terkait hasil akhir, Lalumara menyatakan bahwa hal itu butuh proses.
“Permainan sudah bisa dinikmati dan menegangkan bagi tim lawan. Itu disyukuri. Jangan lihat hasil akhir semata. Semua butuh proses,” ujarnya.
Mantan Manajer Arema itu juga mengapresiasi kinerja yang dilakukan Shin Tae-yong yang berhasil membawa Timnas ke putaran final Piala Asia.
Segalanya perlu proses, menurutnya, Shin Tae-yong bukanlah Bandung Bondowoso yang berhasil membangun seribu candi hanya dengan satu malam.
“Apa yang sudah dicapai Shin Tae-yong dengan membawa Timnas masuk putaran final Piala Asia 2023 harus diapresiasi,” tegasnya.
“STY bukan Bandung Bondowoso yang punya jin banyak untuk bangun 1 ribu candi,” tutur Lalumara Satriawangsa.(*)
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus