hitekno.com - Shin Tae-yong pernah mendapat keajaiban di laga pamungkas babak Grup Piala Dunia 2018. Saat itu ia menangani Timnas Korea Selatan.
Pada laga pamungkas, Shin Tae-yong bak ketiban keberuntungan. Tangan magis pelatih yang kini menukangi Timnas Indonesia, mampu mengantarkan Korea Selatan menang atas Jerman.
Jerman yang menyandang juara bertahan, harus mengakui kemenangan Korea Selatan dengan skor 0-2. Shin Tae-yong seolah mengeluarkan magisnya.
Padahal secara matematis, dan statistik data, Jerman merupakan unggulan pertama di Piala Dunia 2018, sementara, Korea Selatan salah satu tim terlemah.
Siapa sangka, tim yang diasuh Shin Tae-yong berhasil mengalahkan Jerman sekaligus menjungkirkan De Panzer dari Piala Dunia 2018.
Nasib hampir serupa dihadapi lagi oleh Shin Tae-yong, kali ini ia membawa misi meloloskan Timnas Indonesia ke babak 16 besar Piala Asia 2023.
Namun, Timnas Indonesia adalah salah satu tim terlemah di Piala Asia 2023 layaknya Korea Selatan saat Piala Dunia 2018.
Tetapi, magis Shin Tae-yong cukup dinantikan oleh penggemar Timnas Indonesia. Akankah dewi fortuna memihak anak asuh Shin?
Tentu hal ini bisa dilihat saat Timnas Indonesia menghadapi lawan-lawannya. Pertandingan pertama melawan Irak, tim peringkat 63 dunia.
Pertandingan kedua menghadapi Vietnam, negara dengan peringkat dunia FIFA ke-94. Dan Jepang, menunggu di laga pamungkas, tim berperingkat ke-17 dunia.
Baca Juga
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus