bolatimes.com - Coach Justin sependapat dengan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong, usai hasil buruk uji coba kontra Libya pada Selasa (2/1/2024).
Menurut Justinus Lhaksana hasil akhir bukanlah tujuan utama dari laga uji coba melainkan untuk bereksperimen sehingga tahu apa yang harus dilakukan serta belajar dari kesalahan.
Sehingga pada pertandingan yang sesungguhnya para pemain tidak membuat kesalahan yang sama.
Coach Justin juga tidak ambil pusing dengan kekalahan yang di derita Timnas, menurutnya hal itu tidak penting.
“Tujuan uji coba adalah eksperimen, mau dibantai, kalah gak penting,” ujarnya dilansir dari Kanal Youtube miliknya.
“Yang penting tahu apa yang harus dilakukan dan belajar dari kesalahan hingga pada Piala Asia tidak melakukan kesalahan yang sama,” tegas Coach Justin.
Mantan pelatih futsal Timnas Indonesia itu juga tidak mempermasalahkan dengan terjadinya blunder yang dilakukan Justin Hubner.
Justin menyebut passing didepan gawang hanya terjadi di pertandingan uji coba, dirinya yakin hal itu tidak mungkin dilakukan pemain pada laga sesungguhnya.
“Gue gak permasalahakan, karena blunder seperti itu adalah blunder yang jarang terjadi,” ucapnya.
“Asal dalam real game dia gak akan melakukan hal itu, buang aja bola kedepan,” kata Coach justin.
Meski demikian Coach Justin menyatakan bahwa Timnas Indonesia memang layak kalah dari Libya pada laga kemarin(*)
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?