Bolatimes.com - Lagi-lagi taktik dari pelatih Timnas Indonesia yakni Shin Tae-yong, kembali membuat bingung pundit nasional, Coach Justin.
Coach Justin merasa heran ketika Shin Tae-yong memainkan tiga bek di laga melawan Filipina. Padahal menurut sang pundit, formasi itu tak cocok bagi pemain Timnas Indonesia.
Hal itu ia ungkapkan di kanal YouTube pribadinya, bernama Justinus Lhaksana, dikutip pada Rabu, (22/11).
"Shin Tae-yong main dengan tiga bek, kalau diserang 5-3-2 atau 5-4-1 tapi gua masih engga paham, kenapa dia main lawan Filipina aja lebih bertahan," jelasnya.
Pada pertandingan yang dilaksanakan di Stadion Rizal Memorial, Manila, Shin Tae-yong menurunkan Jordi Amat, Elkan Baggott, Shayne Pattynama, Rizky Ridho dan Sandy Walsh sebagai pemain bertahan.
Tak jauh berbeda dengan taktik melawan Irak, membuat Coach Justin heran terhadap Tae-yong sang juru latih Timnas.
Menurut pendapat Coach Justin, Tae-yong bisa memakai taktik yang lebih sederhana, seperti 4-3-3. Bahkan, pundit berusia 56 tahun ini kecewa karena pelatih Timnas seperti melakukan eksperimen di laga krusial.
"Dan yang gua sangat sayangkan kenapa dari awal tidak main dengan, contoh Saddil kanan, Struick kiri, Sananta depan, ini contoh aja, main dengan 2 DM, Irianto sama Marc Klok, terus wing backnya Asnawi sama Pattynama, Jordi Amat sama Baggott sebagai center back, kenapa engga main se-simple itu si, Kambuaya di belakang striker," paparnya.
"Kenapa harus sok-sok eksperimen dengan 3 bek, mau main tandang atau apa," imbuh Justin.
Tapi pada akhirnya, Justin mengambil sisi positifnya dan menghargai dari eksperimen yang dilakukan Tae-yong.
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025