hitekno.com - Pelatih Sabah FC, Datuk Ong Kim Swee, memberikan pujian setinggi langit untuk Saddil Ramdani. Ia menyebut winger Timnas Indonesia itu sebagai bintang Asia Tenggara.
Hal ini buntut dari penampilannya bersama Sabah FC saat menggulung PSM Makassar pada laga lanjutan fase grup Piala AFC 2023-2024 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Sabah FC menang dengan skor telak 5-0.
Saddil Ramdani tampil impresif sepanjang laga dan menjadi salah satu pemain kunci. Datuk Ong Kim Swee yang juga merupakan pelatih Sabah FC menilai winger 24 tahun ini menjadi salah satu pemain terbaik Asia Tenggara saat ini.
"Saddil merupakan pemain dengan level amat tinggi dan saya percaya dia salah seorang pemain terbaik di Asia Tenggara," kata Ong Kim Swee dilansir dari Makan Bola.
Namun, ia juga memberikan saran untuk Saddil agar terus konsisten dan bekerja keras di tiap laga.
"Namun beliau masih terlalu awal dan terlalu muda. Saya harap Saddil akan teruskan prestasi positif dalam laga yang akan datang," tambahnya.
Saddil Ramdani memang tampil konsisten ketika diberi kesempatan bermain Ong Kim Swee.
Saddil pun diharapkan bisa menyalurkan penampilan impresifnya ketika bermain bersama Timnas Indonesia.
Winger 24 tahun ini pun masuk dalam daftar skuad yang dibawa Shin Tae-yong untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Terpopuler
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Asal-Usul Tenis Lapangan, Sejaran dan Perkembangannya hingga Sampai di Indonesia
-
Local Media Community: Masukan untuk Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
Terkini
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?