bolatimes.com - Nasib sial kompak dialami dua klub besar Jawa Timur yang disebut sebagai rival abadi, Persebaya Surabaya dan Arema FC kini sama-sama huni zona degradasi BRI Liga 1 2023/2024.
Sama-sama mengoleksi tiga kekalahan dan dua hasil imbang dalam lima laga terakhir hingga pekan keenam Liga 1 2023.
Arema FC paling tragis, dua poin dari enam laga membuat klub berjuluk Singo Edan berada di dasar klasemen sementara.
Dua tangga di atasnya Persebaya Surabaya menghuni peringkat ke-16 yang termasuk zona degradasi dengan koleksi 5 poin.
Kenyataan ini mungkin sulit diterima bagi para fan kedua kubu, sayangnya musim ini fakta buruknya performa tak terelakan.
Terpuruknya kedua klub ini juga berimbas pada masa depan kedua pelatih, Aji Santoso di kubu Persebaya dan Joko Susilo di Arema FC.
Aji Santoso diistirahatkan dari jabatannya seiring rentetan hasil buruk yang diraih skuad berjuluk Bajul Ijo.
Legenda Persebaya, Uston Nawawi selaku asisten pelatih yang kini mengambil alih tonggak kepempimpinan.
Uston akan memimpin dua pertandingan ke depan Persebaya, saat Aji Santoso diistirahkan oleh manajemen tim.
Dua pertandingan melawan Bhayangkara Presisi Indonesia FC pada Selasa (8/8/2023) dan melawan Persita Tangerang pada Sabtu (12/8/2023).
Sementara Arema FC sudah memiliki tiga kandidat pelatih pengganti Joko Susilo yang juga masih coba dipertahankan.
Hal ini disampaikan General Manajer Arema FC, Yusrinal Fitriandi bahwa timnya sempat berencana mendatangkan pelatih asing.
Pemilihan pelatih masih membutuhkan analisis lebih mendalam, manajemen masih harus melakukan komunikasi dengan jajaran direksi klub.
Arema FC akan melakoni laga tandang di pekan ketujuh Liga 1 2023 ke markas PSIS Semarang, Stadion Jatidiri.
Satu pekan setelahnya Singo Edan akan menjamu RANS Nusantara FC, tentu dalam dua pertandingan ini Joko Susilo harus membuktikan kualitasnya.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?