Bolatimes.com - BRI Liga 1 dikabarkan menjadi kompetisi termahal se-Asia Tenggara atau ASEAN. Bahkan, nilai pasarnya unggul jauh atas Liga Thailand dan Liga Malaysia yang kualitasnya diklaim lebih baik.
Adalah akun Instagram @teransfers yang menyebut BRI Liga 1 sebagai kompetisi termahal di ASEAN. Dalam postingannya, BRI Liga 1 mengalahkan Malaysia dan Thailand sebagai kompetisi sepak bola domestik.
BRI Liga 1 diklaim memiliki nilai Rp 1,29 triliun menurut data Transfermarkt. Sedangkan Malaysia bernilai Rp 936 miliar (14 klub) dan Thailand sebesar Rp 1,24 triliun (16 klub).
Sementara di level Asia, kompetisi di Indonesia menempati ranking 12. Untuk posisi tiga besar ditempati Jepang, Korea Selatan, dan China.
Menariknya, nilai pasar Timnas Indonesia juga lebih tinggi ketimbang Thailand dan Malaysia. Nilai pasar skuad Garuda melonjak drastis dan kini menyentuh angka 8,75 juta euro atau setara Rp144,1 miliar.
Angka tersebut tak lepas dari hadirnya para pemain keturunan dengan nama besar seperti Jordi Amat, Sandy Walsh, dan Shayne Pattynama.
Selain itu, para pemain yang ada di skuad Timnas Indonesia juga mengalami peningkatan performa yang berpengaruh kepada nilai pasarnya.
Tak disangka nilai pasar itu bisa melampaui Thailand yang skuadnya memiliki nilai pasar sebesar 7,35 juta euro atau setara dengan Rp121,1 miliar.
Padahal Thailand memiliki banyak pemain dengan nama besar yang berkiprah di luar negeri, terutama di Jepang. Akan tetapi, nilai pasar yang dimiliki Gajah Perang masih kalah dari Timnas Indonesia.
Lalu nilai pasar Timnas Indonesia juga mampu melampaui Malaysia yang banyak dihuni pemain naturalisasi di dalam skuadnya.
Harimau Malaya tercatat hanya memiliki nilai pasar sebesar 5,88 juta euro atau setara Rp96,9 miliar dari total 27 pemain yang ada di skuadnya.
Nilai pasar Timnas Indonesia ini bahkan juga melampaui Vietnam yang hanya memiliki nilai pasar 5,66 juta euro (Rp93,2 miliar) meski kerap dianggap sebagai negara terbaik di Asia Tenggara.
Berita Terkait
-
Miris! Hasil Timnas Putri Indonesia di Piala AFF Wanita 2025 Bikin Elus Dada
-
Malaysia Klaim Bisa Tembus 100 Besar FIFA, Eh Level ASEAN Keok dari Filipina
-
Beda dengan Liga Indonesia, Liga Malaysia Kurangi Slot Pemain Asing
-
Malaysia Ngebet Bisa Naturalisasi Bek Muda West Ham, Siapa Dia?
-
Ranking FIFA: Malaysia Naik Enam Peringkat, Indonesia Masih Unggul Jauh
-
Innalillahi! Eks Kiper Timnas Meninggal Dunia Saat Bertanding di Lapangan
-
Geliat PSIM di Bursa Transfer: Boyong Eks Dewa United dan Persita
-
Semua Pemain Persib Bandung Divaksin Jelang Musim Baru
-
Sedih! Pemain Naturalisasi Anyar Malaysia Resmi Jadi Pengangguran
-
Jiplak Program Naturalisasi PSSI, Media Malaysia Sindir Kekalahan Timnas Indonesia
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025