Bolatimes.com - Timnas Indonesia U-23 di bawah asuhan Shin Tae-yong menatap percaya diri Kualifikasi Piala Asia U-23 dengan riwayat sangat buruk skuad Garuda Muda.
Percobaan Timnas Indonesia U-23 berlaga di Piala Asia U-23 mulai dicoba pada 2013 silam, sejak saat itu total sudah lima kali menelan kegagalan.
Begitu buruk riwayat Timnas Indonesia U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23, hingga memmbuat rasa pesimistis menyelimuti perasaan penggemar.
Begitu banyak raihan negatif yang ditorehkan skuad Garuda Muda, tak heran jika Shin Tae-yong disebut tengah mengemban misi besar saat ini.
Lantas bagaimana riwayat bermain Timnas Indonesia U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23? berikut ini sedikit penjelasannya.
1. Kualifikasi Piala Asia U-23 2013
Berstatus sebagai salah satu tuan rumah di babak kualifikasi, Indonesia justru gagal memanfaatkan peluang besar itu.
Tergabung di Grup E bersama Jepang, Australia, Singapura, Timor Leste dan Macau, Indonesia berakhir di tempat ketiga.
Gagal mengimbangi Australia dan jepang membuat skuad Garuda Muda gagal melenggang ke putaran final Piala Asia U-23 saat itu.
2. Kualifikasi Piala Asia U-23 2015
Tergabung di Grup H bersama Timor Leste, Brunei Darusallam dan Korea Selatan membuat Indonesia kembali menuai kegagalan.
Timor Leste dan Brunei bisa saja diatasi dengan mudah, tapi Korea Selatan, Indoensia hanya menempati peringkat keduga dengan raihan 6 poin.
Kegagalan Indonesia ke putaran final juga karena tim ini tidak termasuk dalam salah satu runner-up terbaik babak kualifikasi.
3. Kualifikasi Piala Asia U-23 2018
Indonesia tergabung di Grup H bersama Malaysia, Thailand dan Mongolia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2018.
Sayangnya Indonesia malah jadi bulan-bulanan Malaysia dan Thailand, dibekuk 0-3 Harimau Malaya dan imbang lawan Thailand.
Kemenangan besar 7-0 atas Mongolia hanya membawa Indonesia bertengger di peringkat ketiga klasemen akhir.
4. Kualifikasi Piala Asia U-23 2020
Kali ini giliran Thailand dan Vietnam yang memulangkan Indonesia dari babak kualifikasi, terbantai skuad Gajah Perang 0-4.
Lalu kalah tipis 0-1 dari Vietnam, kemenangan 2-1 atas Brunei tak berdampak apa-apa pada posisi Timnas Indonesia U-23 di akhir babak kualifikasi.
5. Kualifikasi Piala Asia U-23 2022
Nasib buruk kembali didapat Timnas Indonesia U-23 saat melakoni Kualifikasi Piala Asia U-23 2022.
Seiring mundurnya China dan Brunei, Timnas Indonesia U-23 hanya bertanding dua kali melawan Australia.
Dua-duanya berakhir dengan kekalahan, di kandang kalah 2-3 sementara saat melawat ke Australia kalah tipis 1-0.
Berita Terkait
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang
-
Sepak Terjang Pham Ly Duc Pemain Vietnam U-23 yang Sikut Rahmat Arjuna
-
Profil Nguyen Cong Phuong Pencetak Gol Pertama Vietnam ke Gawang Indonesia U-23
-
Indonesia Raya Menggema di GBK! Timnas Indonesia Juara Piala AFF U-23 2025?
-
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-23 vs Vietnam: Susunan Pemain dan Link Streaming
-
30 Menit Lagi Kick Off! Link Streaming Timnas Indonesia U-23 vs Vietnam
-
Starting XI Timnas Indonesia U-23 vs Vietnam: Jens Raven Starter, Arkhan dan Hokky Cadangan
-
Sesaat Lagi Kick Off! Ini Doa untuk Kemenangan Timnas Indonesia U-23
-
Media Asing Soroti Banyaknya Polisi Jelang Kick Off Final Piala AFF U-23 2025
-
Jens Raven Cetak Sejarah! Timnas Indonesia U-23 Juara Piala AFF U-23 2025?
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus
-
Hari Ayah Paling Manis: Persija Menang Telak, Souza Kirim Ciuman untuk Putrinya
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Kemenangan Perdana Persib: Hodak Senyum, Semen Padang Tertunduk