Bolatimes.com - Melihat nilai pasar Timnas Indonesia dibandingkan dengan Thailand dan Malaysia, di mana harga skuad Garuda ternyata jauh lebih tinggi dari dua rivalnya di Asia Tenggara tersebut.
Di sepak bola Asia Tenggara, Timnas Indonesia menjadi salah satu kekuatan yang dipandang dan dihormati oleh rival-rivalnya.
Namun hal tersebut tak berbanding lurus dengan prestasi Timnas Indonesia di kompetisi Asia Tenggara seperti Piala AFF.
Dibandingkan para rivalnya, skuad Garuda menjadi satu-satunya negara besar Asia Tenggara yang belum pernah menjuarai Piala AFF.
Meski mampu berjaya di level kelompok umur, tetap saja kiprah Timnas Indonesia senior sejauh initak cukup mumpuni untuk level Asia Tenggara.
Tak ayal kekuatan Timnas Indonesia kini kerap dipandang remeh oleh rival-rivalnya di Asia Tenggara seperti Thailand, Vietnam, hingga Malaysia.
Meski begitu, Timnas Indonesia kini mulai melakukan banyak perombakan untuk meningkatkan kualitas agar bisa menjadi tim terbaik di Asia Tenggara.
Perombakan ini dibuktikan dengan menggaet pelatih beken sekelas Shin Tae-yong dan juga merekrut para pemain keturunan yang berkiprah di Eropa.
Perombakan ini pun membawa dampak penting dalam perkembangan Timnas Indonesia, yang terbukti dari hasil-hasil signifikan kala melawan negara-negara kuat lainnya.
Selain itu, perombakan tersebut juga memberikan dampak kepada nilai pasar skuad Timnas Indonesia, yang ternyata mengungguli tim-tim kuat Asia Tenggara seperti Thailand dan Malaysia.
Baca Juga
Ungguli Nilai Pasar Thailand dan Malaysia
Berkat perombakan yang dilakukan Timnas Indonesia, nilai pasar skuad Garuda melonjak drastis dan kini menyentuh angka 8,75 juta euro atau setara Rp144,1 miliar.
Angka tersebut tak lepas dari hadirnya para pemain keturunan dengan nama besar seperti Jordi Amat, Sandy Walsh, dan Shayne Pattynama.
Selain itu, para pemain yang ada di skuad Timnas Indonesia juga mengalami peningkatan performa yang berpengaruh kepada nilai pasarnya.
Tak disangka nilai pasar itu bisa melampaui Thailand yang skuadnya memiliki nilai pasar sebesar 7,35 juta euro atau setara dengan Rp121,1 miliar.
Padahal Thailand memiliki banyak pemain dengan nama besar yang berkiprah di luar negeri, terutama di Jepang. Akan tetapi, nilai pasar yang dimiliki Gajah Perang masih kalah dari Timnas Indonesia.
Lalu nilai pasar Timnas Indonesia juga mampu melampaui Malaysia yang banyak dihuni pemain naturalisasi di dalam skuadnya.
Harimau Malaya tercatat hanya memiliki nilai pasar sebesar 5,88 juta euro atau setara Rp96,9 miliar dari total 27 pemain yang ada di skuadnya.
Nilai pasar Timnas Indonesia ini bahkan juga melampaui Vietnam yang hanya memiliki nilai pasar 5,66 juta euro (Rp93,2 miliar) meski kerap dianggap sebagai negara terbaik di Asia Tenggara.
Berita Terkait
-
Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Kedatangan Rekan Baru, Eks AC Milan
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Jay Idzes Sah ke Sassuolo, Venezia Singgung Soal Profesionalisme
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Justin Hubner Bongkar Klub Indonesia yang Coba Goda Dirinya: Saya Tolak Lha!
-
Ada Cerita Lain yang Membuat Venezia Relakan Jay Idzes ke Sassuolo
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Mimpi Buruk Timnas Indonesia Bikin PSV Panen Cuan Rp37 Miliar
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus
-
Hari Ayah Paling Manis: Persija Menang Telak, Souza Kirim Ciuman untuk Putrinya
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Kemenangan Perdana Persib: Hodak Senyum, Semen Padang Tertunduk