bolatimes.com - Pemandu bakat atau talent scouting Garuda Select Wesley Awad terkesan melihat bakat muda di Indonesia setelah memantau ribuan pemain dari penjuru Tanah Air.
Wesley Awad kembali ditugasi menyeleksi pemain dari berbagai wilayah di Indonesia. Kali ini untuk program Garuda Select VI.
Mengutip @programgarudaselect, ia memantau sekitar 3000 pemain di daerah-daerah Indonesia yang dikunjunginya.
Dari perjalanan tersebut, Wesley mengaku dirinya menjadi semakin paham dengan karakteristik para pemain Indonesia.
"Perjalanan yang sangat mengesankan. Saya bisa belajar dan lebih memahami perbedaan budaya di setiap daerah," ujarnya.
"Soal kualitas dan kuantitas sudah sesuai harapan saya dan mungkin ada beberapa hal yang harus diubah dan ditambah," tambahnya.
Dari ribuan pemain yang dipantau, hanya 132 pemain yang diundang mengikuti seleksi. Mereka kebanyakan pemain kelahiran 2006 dan 2007.
Seleksi (Selection Camp) Garuda Select VI akan digelar di Stadion Madya Jakarta pada 5-7 Juli 2023 mendatang.
Selain Wesley Awad, kegiatan itu juga dipantau langsung oleh Direktur Teknik Garuda Select, Dennis Wise.
Tujuan Selection Camp sendiri yakni untuk memberiakn kesempatan kedua bagi para pemain untuk menunjukkan kualitasnya sekaligus memberikaan peluang untuk pembuktiaa bahwa para pemain muda layak untuk mengikuti program Garuda Select VI.
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus