hitekno.com - Ketum PSSI, Erick Thohir, mendapat sorotan karena berbeda sikap soal rusaknya rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) karena acara Blackpink dan partai.
Video viral menampakkan kondisi rumput di Stadion GBK rusak dan ramai diperbincangkan di media sosial Twitter hingga Instagram.
Ya, tampak dalam video viral tersebut kondisi lapangan rumput Stadion GBK rusak terinjak-injak tak karuan dan membuat geram warganet.
Selain kondisi rumput Stadion GBK yang terinjak-injak, nyatanya juga dipenuhi sampah plastik dan kertas bertebaran di area lapangan.
Video ini salah satunya diunggah pada akun Instagram @stadionlovers Selasa 27 Juni 2023.
"Kondisi GBK pasca dipakai acara partai politik. Kondisi lapangan yang rusak juga menjadi alasan pembukaan Liga 1 dipindah ke Bali," tulis akun tersebut.
Kondisi rumput Stadion GBK yang rusak ini bukan yang pertama kali di era kepemimpinan Ketum PSSI, Erick Thohir, di tengah prestasi apik yang dibuatnya.
Erick Thohir seperti tak bisa apa-apa untuk menihilkan Stadion GBK dari acara non sepak bola yang berpotensi merusak Stadion.
Di masa kepengurusan baru PSSI yang dipimpin Erick Thohir yang juga Menteri BUMN itu, kejadian seperti ini pernah terjadi saat konser Blackpink Maret 2023 lalu.
Usai konser Blackpink itu Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang baru menjabat satu bulan mendatangi lokasi.
Baca Juga
Saat itu Erick Thohir kecewa dengan kondisi rumput stadion GBK yang rusak.
Padahal, saat itu Stadion GBK sedang disiapkan untuk Piala Dunia U 20, meskipun urung pada akhirnya.
Namun, hingga hari ini, Sabtu (30/6/2023), Erick Thohir tampak belum 'menjenguk' atau memberikan pernyataan terkait rusaknya rumput SUGBK.
Menteri BUMN itu seppertinya masih memiliki PR di PSSI, yakni menetralkan stadion GBK dari acara besar di luar sepak bola.
Sementara itu agenda besar lain yang berpotensi merusak rumput Stadion yakni Konser Coldplay pada November mendatang.
Pada saat bersamaan, Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 2023.
Meski begitu, Erick Thohir mengatakan bila stadion lain yakni Jakarta Internationa Stadium (JIS) masih belum layak untuk digunakan karena melihat sisi keamanan.
(Suara Semarang/Sendhang Daaru)
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus