Bolatimes.com - Federasi Sepak Bola Argentina (AFA), disebut-sebut mendapatkan keuntungan yang besar selama mengagendakan pertandingan internasional di FIFA Matchday periode Juni 2023 ini.
AFA memang hanya menerima dua tawaran bertanding pada FIFA Matchday Juni 2023. Yang pertama, Timnas Argentina menghadapi Australia, lalu mereka diundang untuk bertanding melawan Timnas Indonesia.
Untuk bisa membujuk AFA agar bersedia menerima tantangan pertandingan untuk Timnas Argentina, negara-negara yang mengajukan tawarannya memang harus menyediakan sejumlah dana.
Biaya ini dikeluarkan oleh negara-negara yang menjadi lawan Timnas Argentina itu sebagai bentuk match fee, biaya akomodasi, dan transportasi, selama jadwal bertanding di FIFA Matchday ini.
Timnas Argentina memang memiliki pesona tersendiri karena mereka berstatus sebagai peraih gelar juara Piala Dunia 2022. Hal itu jelas meningkatkan daya jual tim beralias La Albiceleste ini untuk menjadi lawan tanding negara-negara lainnya.
Selama melakoni tur Asia di agenda FIFA Matchday ini, AFA memang dikabarkan mendapatkan keuntungan yang cukup besar karena bertanding melawan Australia dan Indonesia.
Merujuk data yang disajikan TyC Sports, Sabtu (17/6/2023), AFA setidaknya bisa menerima keuntungan sebesar 6 juta dollar AS karena dua pertandingan ini. Angka ini setara dengan Rp89,7 miliar.
Sebetulnya, angka ini memang tak sebanyak nominal yang diperoleh Timnas Argentina ketika mereka berhasil meraih gelar juara Piala Dunia 2022 lalu. Sebab, ketika itu mereka mengantongi hadiah sebesar 42 juta dollar, atau setara dengan Rp628 miliar.
Salah satu media asal Argentina, Infobae, bahkan menyebutkan bahwa AFA bakal menerima dana yang sangat besar karena Timnas Argentina. Dari pihak sponsor, mereka bisa meraup uang hingga 80 juta dollar AS atau setara dengan Rp1,1 triliun setiap tahunnya.
“Penonton yang besar di pasar Asia menjadi magnet besar bagi dunia sepak bola. Itulah kenapa AFA dengan senang hati menerima proposal bermain di Beijing (melawan Australia) dan Jakarta (melawan Indonesia),” bunyi pernyataan dari Infobae, Senin (12/6/2023).
“AFA sudah memiliki tujuh sponsor yang berasal dari perusahaan China. Selain itu, mereka memiliki platform dan media sosial yang hanya berada di China,” sambungnya kemudian.
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025