Bolatimes.com - Belakangan ini, PSSI dikabarkan tengah memantau pemain keturunan berkualitas Grade A untuk dinaturalisasi. Salah satu nama yang mencuat di permukaan ialah gelandang Heerenveen, Thom Haye.
Munculnya nama Thom Haye ini tak terlepas dari pernyataan mantan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani, yang menyebut ada satu pemain berkualitas Grade A di Eropa yang dipantau.
Hasani mengatakan, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, bersama dengan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, masih mencari pemain-pemain keturunan yang bisa dinaturalisasi menjadi warga negara Indonesia (WNI).
"Pak Erick (Ketua Umum PSSI) bersama Shin Tae-Yong sedang melirik pemain-pemain diaspora yang grade A di Eropa," ujar Hasani Abdulgani, mengutip dari Instagram @timnas.goal, Senin (22/5/2023) lalu.
Sejak saat itu, muncul beberapa nama seperti Jay Idzes dan Ragnar Oratmangoen yang ramai disebut-sebut bakal menjalani proses naturalisasi untuk bisa memperkuat Timnas Indonesia.
Selain dua nama ini, ada pula sosok bernama Thom Haye. Pemain ini memang masih belum banyak dibicarakan. Namun, kabarnya dia memiliki garis keturunan Indonesia dan sangat potensial untuk jadi andalan skuad Garuda.
Sebagai informasi, Thom Haye merupakan satu sosok pesepak bola yang kiprahnya sudah cukup panjang di Eropa, khususnya Liga Belanda. Dia merupakan pemain yang lahir di Amsterdam pada 9 Februari 1995.
Dengan kata lain, lelaki yang memiliki nama lengkap Thom Jan Marinus Haye itu usianya telah menginjak 28 tahun. Jika merujuk pada tulisan FourFourTwo pada medio 2017 silam, Thom Haye memiliki darah Indonesia dari kakeknya yang berasal dari Sulawesi Utara.
Kualitas Thom Haye juga dapat dilacak lewat rekam jejaknya yang sudah sering menjadi andalan Timnas Belanda di level usia muda. Sejak medio 2009 hingga 2010, dia sudah bermain untuk Timnas Belanda U-15.
Setelah itu, dia pernah naik level ke Timnas Belanda U-16, U-17, U-19, U-20, dan U-21. Karena belum pernah bermain untuk Timnas senior di ajang resmi, artinya Thom Haye masih bisa memperkuat Timnas Indonesia andai benar-benar dinaturalisasi.
Saat masih berusia muda, Haye sudah menimba ilmu bersama Amsterdam FC. Setelah itu, mulai tahun 2006 hingga 2012, dia berlatih bersama klub AZ Alkmaar.
Karier seniornya telah merentang sejak tahun 2012 bersama AZ (2012-2016), Willem II (2016-2018), Lecce (2018-2019), ADO Den Haag (2019-2020), NAC Breda (2020 dan 2020-2022), dan terakhir bersama Heerenveen (2022-sekarang).
Sejak bergabung bersama Heerenveen di kasta tertinggi Liga Belanda, pemain berusia 28 tahun ini sudah menjadi kunci penting di lini tengah. Selama semusim ini, dia sudah bermain sebanyak 36 kali dan menyumbang tiga gol serta tiga assist.
Berita Terkait
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
-
Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Kedatangan Rekan Baru, Eks AC Milan
-
Blunder Memalukan Manchester City: Nama Tijjani Reijnders Typo di Jersey
-
Pemain Keturunan Indonesia Debut Bersama Ajax, Legenda Belanda Ini Dongkol
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Pemain Keturunan Indonesia Pascal Struijk Tampil Kece Saat Leeds Lawan AC Milan
-
Jay Idzes Sah ke Sassuolo, Venezia Singgung Soal Profesionalisme
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus
-
Hari Ayah Paling Manis: Persija Menang Telak, Souza Kirim Ciuman untuk Putrinya
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Kemenangan Perdana Persib: Hodak Senyum, Semen Padang Tertunduk