Bolatimes.com - Belakangan ini, muncul sebuah video yang menyebutkan bahwa legenda sepak bola Argentina, Juan Sebastian Veron, menolak bayaran dari PSSI demi menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia.
Video tersebut diunggah oleh kanal YouTube Kreator Bola pada Minggu (4/6/2023). Dalam judulnya, sang pengunggah menyebut bahwa Juan Sebastian Veron menolak bayaran dari PSSI demi menjadi asisten pelatih Timnas.
“Bikin Kagum!! Sebastian Veron Tolak Bayaran PSSI demi Jadi Asisten Pelatih Timnas Indonesia,” bunyi judul yang disematkan kanal YouTube Kreator Bola dalam video unggahannya tersebut.
Lalu, bagaimana fakta yang sesungguhnya? Benarkah Juan Sebastian Veron memiliki keinginan untuk menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia?
PENJELASAN
Jika melihat secara rinci video unggahan kanal YouTube Kreator Bola yang berdurasi 3:03 menit itu, tidak ada sama sekali penjelasan soal Juan Sebastian Veron yang menolak bayaran dari PSSI.
Bahkan, tak ada pula pernyataan Juan Sebastian Veron yang menegaskan klaim tersebut. Sebagian besar isi dari video ini memang hanya berkaitan dengan kunjungan Juan Sebastian Veron di Indonesia.
Sebab, video ini hanya mengutip pernyataan Veron yang menyebut bahwa dirinya kagum dengan potensi para pesepak bola muda Indonesia yang bisa menjadi pemain baik untuk masa depan.
“Talenta muda yang dimiliki Indonesia cukup bagus. Saya melihat banyak talenta muda di seluruh dunia, termasuk disini, Mereka mau bekerja keras, para pelatih juga bagus. Jadi timnas Indonesia punya masa depan yang baik,” ujar narator menirukan pernyataan Veron.
Kemudian, video ini juga menyisipkan pernyataan Veron yang ingin bertahan di Indonesia lebih lama. Sebab, dia menantikan pertandingan FIFA Matchday antara Timnas Indonesia melawan Argentina di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
“Saya merasa senang sekali berada disini. Mereka sangat menyukai sepak bola. Mungkin saya akan menunggu laga Argentina versus Indonesia di tanggal 19 nanti,” ujar narator tersebut mengutip pernyataan Veron.
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa narasi yang coba dibangun kanal YouTube Kreator Bola soal Juan Sebastian Veron tidak sesuai dengan fakta yang sesungguhnya.
Pasalnya, Juan Sebastian Veron sama sekali tak pernah membuat pernyataan bahwa dirinya menolak bayaran dari PSSI demi menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia.
Judul yang dipilih oleh kreator video tersebut juga dapat dikategorikan sebagai false connection atau koneksi yang salah karena tidak ada kesesuaian dengan isi yang disajikan.
Tag
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025