hitekno.com - Liga Indonesia musim 2023-2024 diwarnai para pelatih top dunia. Sederet klub ternama Tanah Air melakukan gebrakan besar lewat nama-nama mentereng tersebut.
Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Tanah Air mulai menunjukkan wajah asli, finansial yang mumpuni dimanfaatkan dengan cukup berani.
Memasuki musim 2023-2024, sederet klub Liga Indonesia memiliki juru taktik kenamaan dunia yang kebanyakan berasal dari Eropa.
Pengalaman yang dimiliki dinilai mampu memberi dampak positif terhadap dunia sepak bola Indonesia untuk lebih maju lagi.
Lantas siapa saja tokoh yang dimaksud? berikut deretan pelatih top dunia yang saat ini menukangi kontestan Liga 1 2023.
1. Walter Zenga - Persita Tangerang
Namanya sudah dikenal seantero Eropa, pernah menukangi beberapa klub besar Liga Italia dan Liga Inggris dan kini merapat ke Persita Tangerang.
Mantan kiper legendaris Inter Milan, Walter Zenga sebenarnya tak ditunjuk sebagai pelatih baru klub berjuluk Laskar Pendekar Cisadane.
Eks pelatih Wolves ini menjabat sebagai direktur teknik (dirtek) untuk Persita Tangerang mulai musim 2023 ini.
2. Thomas Doll - Persija Jakarta
Satu musim sudah dilalui eks pelatih Borussia Dortmund, Thomas Doll bersama Persija Jakarta di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Sempat digadang-gadang sebagai calon juara, Persija bersama Thomas Doll akhirnya mengakhiri musim Liga 1 2022 sebagai runner-up kompetisi.
Di bawah asuhannya, para pemain muda Macan Kemayoran sukses dipercaya pelatih Timnas Indonesia masuk ke skuad nasional.
3. Jan Olde - Dewa United
Sosok yang membawa Galatasaray ke puncak tertinggi Liga Turki, Jan Olde Riekerink tentu punya kualitas di atas rata-rata.
Selain itu pelatih Dewa United ini juga pernah menjabat sebagai manajer di akademi Ajax Amsterdam serta asisten pelatih di FC Porto.
Meskipun musim pertamanya di Liga 1 2022 berakhir tak cukup memuaskan, Riekerink diharapkan mampu memberi kontribusi lebih.
4. Luis Milla - Persib Bandung
Siapa yang tak kenal Luis Milla? eks pelatih Timnas Indonesia yang secara mengejutkan berlabuh ke Persib Bandung.
Kualitas seorang Luis Milla dalam melatih tak bisa diragukan dan dipandang sebelah mata, ia pernah dipercaya menukangi Timnas Spanyol.
Di tahun 2016, Luis Milla juga sempat menangani Real Zaragoza di Liga Spanyol meski tak berlangsung lama.
Dari tangan dinginnya, lahir beberapa pemain muda berbakat Indonesia, salah satunya Febri Hariyadi.
5. Pieter Huistra - Borneo FC
Usai mendepak Andre Gaspar, Borneo FC kembali merekrut pelatih asing di awal musim Liga 1 2022-2023 lalu.
Huistra bukan pelatih sembarangan, ia pernah menjadi pelatih interim Timnas Indonesia pada 2015 dengan karier mentereng.
Yakni membawa klub asal Uzbekistan, Pakhtakor merengkuh gelar juara Liga Champions Asia beberapa tahun yang lalu.
6. Bernardo Tavares - PSM Makassar
Kesuksesan membawa PSM Makassar meraih gelar juara Liga 1 2022 adalah bukti dari kualitas seorang Bernardo Tavares.
Pelatih asal Portugal ini juga sukses menghasilkan para pemain muda berkualitas yang turut dipanggil ke Timnas Indonesia.
Memiliki latar belakang sebagai pelatih tim muda Benfica musim 2001-2002 adalah modal besar Tavares mengobrak-abrik sepak bola Indonesia.
Sosoknya juga berstatus sebagai asisten pelatih di Sporting Lisbon Academy, hal itu didapatnya pada musim 2008-2009.
Tag
Terpopuler
-
Roberto Mancini Targetkan Dua Trofi Juara untuk Timnas Italia
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus