bolatimes.com - Media Vietnam ikut menyoroti analisis yang dilakukan penerjemah Shin Tae-yong, Jeong Seok-seo atau Jeje terkait kekurangan timnas Indonesia U-22 melawan Filipina.
Timnas Indonesia U-22 memang meraih kemenangan lawan Filipinda di laga perdana SEA Games 2023, Sabtu (29/4/2023). Namun, keberhasilan itu masih dirasa kurang karena skuad Garuda Muda masih punya sisi negatif.
Penerjemah Shin Tae-yong yang bernama Jeong Seok-seo atau Jeje membongkar apa saja kekurangan timnas Indoesia U-22 ketika menang lawan Filipina. Menurutnya koordinasi bek dan kiper masih kurang rapi.
"Menit ke-17 waktu itu bek umpan ke kiper, tapi setelah itu tidak ada yang gerak (mendekat ke kiper). Artinya mengalihkan tanggung jawab ke kiper. Habis itu kiper ditekan lawan dan bola ditendang jadi out," ucap Jeje di akun TikTok pribadinya.
"Kiper pun sebenarnya harus dianggap pemain field, bukan cumah menangkap bola tapi juga ya bisa bermain dengan kaki. Jadi untuk itu harus ada gerakan yang lebih baik," imbuhnya.
Lebih lanjut, Jeje membeberkan pemain timnas Indonesia U-22 beberapa kali membiarkan lawan melakukan crossing. Hal itu membuat gawang sendiri berhaya dan rentan kebobolan.
"Pada menit ke-37 memang bukan momen ini saja, lawan dibiarkan melakukan crossing. Harusnya datang (press) biar tidak bisa melakukan crossing," ujar Jeje.
Terakhir ia menyoroti Fajar Fathur Rahman yang mengulur waktu. Penerjemah Shin Tae-yong menyebut hal tersebut seharusnya tidak perlu dilakukan karena bisa merugikan diri sendiri jika pemain diberi kartu kuning.
Analisa yang dilakukan penerjemah Shin Tae-yong ini mendapatkan sorotan dari media Vietnam. Mereka menyebut hal ini bisa menimbulkan kontroversi.
"Jeong Seok-so mengkritik sikap kompetitif yang ditunjukkan timnas Indonesia U-22 di laga pertama SEA Games. Negara ini dipimpin oleh Indra Sjafri, Shin Tae-yong sendiri tidak bertugas di turnamen ini. Oleh karena itu, komentar asisten bahasa Jeong Seok-seo menimbulkan kontroversi," tulis laporan Soha.vn.
Baca Juga
Walau demikian, Jeje sendiri bukan hanya menyebutkan kekurangan Garuda Muda. Ia mengatakan Rizky Ridho cs punya banyak kelebihan, tapi ia tidak mengatakannya agar pemain tak jemawa.
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus