bolatimes.com - Kiper muda asal Indonesia, Muhammad Hafizh Rizkianur hanya menjadi cadangan di Garuda Select. Meski begitu, ia dapat wejangan dari sang pelatih Phil Smith.
Muhammad Hafizh Rizkianur kalah saing dari kiper Italia Matteo Piombino di Garuda Select. Maka dari itu, ia lebih banyak duduk di bangku cadangan.
Situasi ini kemudian direspons oleh pelatih kiper Garuda Select, Phil Smith. Ia memberikan wejangan agar Hafizh punya mental kuat.
"Menjadi kiper nomor dua bisa menjadi sebuah hal yang berat, berat secara mental karena lebih sering melihat pertandingan saja. Saya juga sering mengalami hal tersebut." ucap Smith dikutip dari wawancara di akun Instagram Garuda Select.
"Ini semua kembali ke sikap kita, kamu harus bekerja keras. Jika kamu tidak bermain, kamu harus berlatih keras untuk mencoba dapat tempat. Tapi kamu harus siap, kalau kesempatan itu datang," imbuhnya.
Di sisi lain, Hafizh mengakui kondisi tidak enak menjadi kiper kedua di Garuda Select. Ia pun mengamini pernyataan sang pelatih agar selalu siap jika ada kesempatan.
"Yang namanya pemain cadangan, pastinya tidak enak apalagi saya posisinya sebagai kiper. Di sepak bola kita harus mempunyai mental bagus dan bisa bekerja keras, biar kalau kesempatan itu datang kita bisa melakukan yang terbaik dan tidak menyia-nyiakan kesmpatan itu," ujarnya.
Hafizh sendiri sudah menjalani debutnya ketika jadi pemain pengganti kala Garuda Select menghadapi Huddersfield Town. Kala itu ia berhasil melakukan satu penyelamatan serta membuat cleansheet.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?