hitekno.com - Bos Persis Solo, Kaesang Pangarep menanggapi kekalahan timnya atas Arema FC di laga lanjutan Liga 1 2022/2023.
Persis Solo menjalani laga melawan Arema FC di Stadion Jati Diri, Semarang, Jawa Tengah pada Minggu (11/12/2022).
Hal tersebut bertepatan dengan agenda Kaesang Pangarep yang menjalani prosesi pernikahan.
Sayang seribu sayang, Laskar Samber Nyawa - julukan Persis Solo gagal memberikan kado kemenangan kepada Kaesang Pangarep di hari bahagianya.
Mereka harus tunduk 2-1 atas Arema FC pada pertandingan tersebut. Kekalahan ini membuat Kaesang pun memberikan tanggapan melalui akun media sosial Instagram-nya, @kaesangp.
"Gapapa kalah. Kalo kamu menang malah liga berhenti lagi," cuit @kaesangp.
Komentar ini tentunya merujuk ke sebuah insiden yang heboh di dunia persepakbolaan Indonesia, Tragedi Kanjuruhan.
Kala itu, Arema FC harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya. Usai pertandingan tersebut, terjadi kericuhan yang membuat beberapa suporter meninggal dunia.
Kericuhan ini juga berdampak pada penundaan Liga 1 2022/2023 selama dua bulan.
Kekalahan Persis Solo atas Arema FC ini membuat mereka harus puas di posisi ke-11 klasemen sementara dengan raihan poin 14.
Baca Juga
Sedangkan Arema FC berada di posisi ke-9 klasemen sementara Liga 1 2022/2023 dengan koleksi poin 20.
Terpopuler
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Asal-Usul Tenis Lapangan, Sejaran dan Perkembangannya hingga Sampai di Indonesia
Terkini
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia