Bolatimes.com - Pemain keturunan Jordi Amat tidak bisa bersanta-santai dalam TC timnas Indonesia. Meski punya pengalaman luar biasa di Eropa, ia tetap harus mengikuti latihan berat dari Shin Tae-yong.
Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong menerapkan latihan berat. Salah satunya gym atau weight training di pagi hari.
Semua pemain yang dipanggil dalam TC timnas Indonesia harus mengikuti latihan tersebut, termasuk Jordi Amat. Pemain yang berkarier di Johor Darul Tazim (JDT) ini serius melahap menu latihan.
Walau begitu, ada satu gerakan Jordi Amat yang menurut pelatih fisik timnas Indonesia, Shin Sang-gyu masih kurang tepat. Momen itu saat bek berusia 30 tahun ini mengangkat beban di bahunya yang juga mengharuskan mengangkat lutut.
"Semuanya sempurna, hanya satu yang kurang lutut diangkat," ucap Shin Sang-gyu sembari memperagakan gerakan yang benar.
Mendengar revisi dari pelatih fisik timnas Indonesia, Jordi Amat tak banyak berkomentar. Ia mengucapkan 'ha' sembari mengangkuk tanda mengerti apa yang dimaksuk Shin Sang-gyu.
Sementara itu, Shin Tae-yong sengaja memberikan latihan berat untuk timnas Indonesia agar masa otot para pemain terbentuk. Menurutnya jika fisik sudah mumpuni, maka skuad Garuda bisa menjalankan strategi dengan mudah.
"Memang latihan seminggu ini intensitasnya sangat tinggi dan program latihan timnas lancar. Para pemain mengikuti latihan dengan baik walaupun intensitas tinggi," ucap Shin Tae-yong dikutip dari tayangan YouTube PSSI.
"Minggu depan sama seperti sekarang tidak ada perubahan. Saya sedang berusaha membuat penguatan dasar karena dengan liga berhenti semua pemain hampir sama body fat tinggi, tapi ototnya berkurang," imbuhnya.
Timnas Indonesia sendiri akan melawan Kamboja, Brunei Darussalam, Thailand, dan Filipina di fase grup Piala AFF 2022.
Baca Juga
Tag
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025