hitekno.com - Anggota Exco PSSI, Hasani Abdulgani, memberikan pesan untuk Jordi Amat dan Sandy Walsh jelang pengambilan sumpah menjadi Warga Negar Indonesia (WNI).
Jordi Amat dan Sandy Walsh akan menjalani pengambilan sumpah menjadi WNI pada hari ini (17/11/2022).
Ini menjadi langkah terakhir perjalanan naturalisasi Jordi Amat dan Sandy Walsh setelah penantian panjang untuk menjadi WNI.
Hasani Abdulgani memberikan pesan kepada kedua pemain tersebut sebelum diambil sumpah menjadi WNI.
"Semoga both of you, Sandy Walsh and Jordi Amat menjadi warga negara yang baik. Garuda Didadaku. We are believe it!" tulis Hasani di akun Instagramnya, @hasaniabdulgani.
Ia pun memposting wajah Sandy Walsh yang tengah menggunakan peci hitam dengan jas warna hitam serta dasi merah.
Usai disumpah, kedua pemain ini tentunya tidak bisa langsung membela Timnas Indonesia.
Hasani Abdulgani menyebutkan bahwa Jordi Amat dan Sandy Walsh harus melakukan pindah federasi terlebih dahulu. Sebab, keduanya pernah membela negaranya masing-masing meski tak level senior.
"Tunggu perpindahan federasi dulu," jawab Hasani di Instagram.
"Biasanya tidak lama," imbuhnya terkait pindah federasi.
Artinya dengan ini PSSI akan diburu oleh waktu untuk mendaftarkan Jordi Amat dan Sandy Walsh demi tampil di Piala AFF 2022. Sebab, pendaftaran skuad terakhir pada 20 November 2022.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?