Rabu, 07 Desember 2022
Husna Rahmayunita : Kamis, 29 September 2022 | 14:16 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Bolatimes.com - Media Vietnam turut menyoroti rencana PSSI yang ingin menggantikan Shin Tae-yong dengan pelatih lain untuk menukangi Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2023.

The Thao 247 menyoroti pernyataan Ketum PSSI Mochamad Iriawan yang menyebut pihaknya akan mencari pelatih baru untuk menggantikan tugas Shin Tae-yong di Timnas U-23 pada turnamen akbar ASEAN tersebut.

"Jadwal timnas tahun depan sangat padat. Ada SEA Games Mei, lalu bulan yang sama Piala Dunia U-20," ujar Iriawan.

"Kami akan membahas masalah ini secara menyeluruh. Tapi pasti akan ada pelatih pengganti untuk memimpin masing-masing tim. Tentu saja dengan izin Shin Tae-yong," sambungnya.

Sementara Shin Tae-yong akan difokuskan mengawal Timnas Indonesia senior dan U-20 yang lolos ke Kualifikasi Piala Asia 2023.

Menurut media lokal Vietnam tersebut, rencana PSSI untuk menepikan Shin Tae-yong sudah tercetus sejak lama lantaran sang pelatih menangani tiga kelompok umur sekaligus yang membuat sang juru taktik asal Korea Selatan kerepotan.

"Shin Tae-yong melakukan tugasnya dengan baik, tapi sang pelatih merasa kewalahan. Dia telah berulang kali mengeluhkan banyaknya pekerjaan yang mesti dilakoni," tulis The Thao 247 dikutip, Rabu (29/9/2022).

Lebih lanjut, rencana PSSI yang hendak menggantikan Shin Tae-yong di Timnas U-23 disamakan dengan keputusan Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF).

Kala itu, VFF memutuskan untuk mencari pelatih baru Tim U-23 yang sebelumnya ditangani oleh pelatih kawakan Park Hang-seo.

"Ini sangat mirip dengan tim Vietnam ketika pelatih Park Hang-seo harus menyerahkan kepemimpinan Tim U-23 kepada Gong Oh-kyun," sambungnya.'

Terlepas dari itu, ada dua nama yang dianggap bisa menggantikan posisi Shin Tae-yong di Timnas U-23. Mereka adalah asisten STY di timnas, Dzenan Radoncic dan Jeon Kyung-jun.

BACA SELANJUTNYA

Timnas Indonesia Disebut-sebut Alami Kerugian Oleh Media Vietnam, Ini Dia Sebabnya