Bolatimes.com - Robert Rene Alberts gagal membawa Persib Bandung tampil apik di awal Liga 1 2022/23. Belum sekalipun Maung Bandung menang dari tiga laga.
Pada pertandingan teranyar di pekan ketiga melawan Borneo FC, Sabtu (7/8/2022), Persib keok dengan skor telak 1-4. Padahal, Persib unggul lebih dulu di menit 9 lewat David da Silva.
Namun permainan Persib yang tak berkembang membuat Borneo FC mampu membalas dengan empat gol lewat Fajar Fathurrahman, Terens Puhiri, Stefano Lilipaly, dan Matheus Pato.
Hasil ini memperpanjang start buruk Persib di Liga 1 2022/23. Pada laga perdana Persib cuma bermain imbang 2-2 melawan Bhayangkara.
Lalu saat melawan Madura United di pekan kedua, Persib Bandung menelan kekalahan telak 1-3. Rentetan hasil buruk ini bikin Persib duduk di peringkat 17 dengan 1 poin.
Tagar #ReneOut pun merebak di media sosial milik Persib. Memasuki tahun ke-4 masa jabatannya sebagai pelatih, banyak yang menginginkan Robert Alberts cabut dari Persib. Berikut alasan Persib harus pecat pelatih asal Belanda tersebut!
1. Monoton
Permainan Persib yang monoton jadi alasan kuat mengapa Robert Alberts layak untuk dipecat oleh manajemen Persib. Dengan skuad yang diisi banyak pemain bintang, Robert gagal meramu taktik apik buat Persib.
Robert juga gagal memaksimalkan peran pemain, meski ada dua pemain sehebat Marc Klok dan Ricky Kambuaya di lini tengah Persib.
2. Condong Individual
Baca Juga
Selain tidak menunjukkan ramuan taktik yang cocok buat materi skuad Persib, Robert Alberts juga lebih condong mengandalkan kemampuan individu pemainnya.
Dengan hanya mengandalkan individu seperti David da Silva dan Ciro Alves terlihat jelas, Persib sangat ketergantungan dengan pemain-pemain tersebut dan Robert Alberts tidak memiliki opsi taktik jika pemain tersebut absen.
3. Opsi Taktik Minim
Perjalanan berburu gelar juara Liga 1 sangat panjang, dengan durasi yang panjang itu Robert Alberts nampaknya tidak punya banyak opsi taktik.
Hal ini bisa dilihat dari skema permainan Persib yang tidak banyak berubah sejak dari kompetisi pramusim Piala Presiden hingga 3 pekan Liga 1 2022/23 berjalan.
Berita Terkait
-
Mario Lemos Kirim Pesan Perang untuk Persib: Kami Tak Akan Mundur!
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Striker Eropa Rasa Karibia: Persis Solo Gaet Gervane Kastaneer
-
Kemenangan Perdana Persib: Hodak Senyum, Semen Padang Tertunduk
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025
-
Striker Anyar Persib Serukan Bobotoh Geruduk GBLA Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Gegara Ulah Bobotoh, Persib Batal Tuan Rumah Laga Pembuka Super League 2025
-
5 Fakta Menarik Pasca Persib Sikat Western Sydney Wanderers di Pesta Biru 2025
-
Apa Keistimewaan Jersey Persib Bandung 2025/2026 Produksi Kelme?
-
Pesta Biru Persib 2025: Skuad Baru dan Jersey Kelme Siap Gebrak Super League!
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus
-
Hari Ayah Paling Manis: Persija Menang Telak, Souza Kirim Ciuman untuk Putrinya
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Kemenangan Perdana Persib: Hodak Senyum, Semen Padang Tertunduk