Bolatimes.com - Gelaran Piala AFF U-19 2022 segera digelar, memunculkan kenangan masa lalu di tahun 2013 saat timnas Indonesia saat itu melahirkan generasi emas sepak bola.
Evan Dimas Darmono dkk sukses mencatatkan sejarah dengan meraih trofi juara Piala AFF U-19 2013, namun saat ini tak semua pemain jebolan tim tersebut masih berjaya.
Beberapa pemain justru gagal naik level ke profesional atau senior, kalah bersaing dan salah menetapkan pilihan menjadi kesalahan mendasar.
Lantas siapa saja para pemain jebolan timnas Indonesia U-19 Piala AFF U-19 2013 yang kariernya meredup hingga hancur? berikut di antaranya.
Berposisi sebagai bek tengah, Sahrul Gunawan merupakan pemain andalan Indra Sjafri bersama Hansamu Yama sebagai tembok kokoh tak tergantikan.
M Sahrul Gunawan sempat bermain untuk Persiba Balikpapan, namun terakhir diketahui ia tercatat sebagai pemain klub Liga 3, Persinga Ngawi.
2. Hendra Sandi
Kabar terkini mengenai Hendra Sandi bahkan tak lagi terdengar, ia sempat bermain untuk Persela Lamongan yang terpaksa degradasi ke Liga 2.
Namun Hendra Sandi pernah mengalami masa jaya saat bermain untuk Bali United pada 2015, setelahnya kariernya justru meredup.
Baca Juga
3. Maldini Pali
Pengisi pos sayap timnas Indonesia U-19 era Indra Sjafri, Malini Pali sempat digadang-gadang sebagai pemain bintang masa depan Garuda.
Namun setelah bermain di Piala AFF U-19 2013 kariernya justru merosot, sempat mencoba bermain ke level profesional.
Maldini Pali sempat bermain untuk sejumlah klub Liga 1, seperti PSM Makassar, Sriwijaya FC, Persiba Balikpapan dan Bhayangkara FC.
Kini sang pemain masih berkarier di Liga 2 bersama Kalteng Putra, di musim lalu ia bermain sebanyak 10 laga dan tiga di antaranya dari bangku cadangan.
Kiper utama timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2013, Ravi Murdianto adalah alasan skuat Indra Sjafri meraih gelar juara.
Namun sejak bermain di level profesional klub, Ravi Murdianto justru mengalami penurunan setelah sempat membela beberapa klub Liga 1.
Menurut laman resmi Transfermarkt, Ravi suda berstatus tanpa klub setelah dilepas Persela Lamongan pada 22 Desember 2021.
5. Muchlis Hadi Ning
Sempat memperkuat PSM Makassar selama tiga tahun periode 2013 - 2016, setelah itu pindah ke Bhayangkara FC pada 2017.
Namun kariernya tak kunjung membaik dan kembali membela PSM Makassar dengan status pinjaman, performanya merosot.
Namun menariknya, Muchlis justru membuat Persib Bandung kepincut hingga memboyongnya pada 2018 dan dilepas pada 2020.
Tag
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025