bolatimes.com - Bisa masuk ke dalam game sepak bola terkenal seperti FIFA atau Pro Evolution Soccer (PES) tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi seorang pemain.
Terlebih jika dialami oleh para pemain Indonesia yang tidak terlalu dikenal dibandingkan dengan liga-liga lain di Asia, seperti Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, Qatar, bahkan Thailand.
Meski tidak terlalu mendapat exposure di game FIFA atau PES, tercatat ada beberapa pemain yang sempat muncul di dua game sepak bola paling digandrungi ini.
Kebanyakan dari para pemain ini bisa masuk ke game tersebut karena mentas di luar negeri. Siapa saja mereka? Berikut daftarnya.
Penyerang yang dinaturalisasi oleh Indonesia pada 2013 ini pernah ada di game FIFA 2012. Ketika itu dia masih membela Adelaide United.
Selain bermain di Adelaide United, Van Dijk juga tercatat pernah membela Persib Bandung selama dua periode. Yaitu pada 2013/14 dan 2016/17.
Ketika namanya masuk di game FIFA 2012, Van Dijk memiliki rating sebesar 70 dengan posisi ST. Ini merupakan rating pemain Indonesia paling besar.
Pemain Indonesia berikutnya yang ada di game FIFA adalah Egy Maulana Vikri. Dia masuk ke game ini setelah pindah ke Lechia Gdansk.
Pada tahun pertamanya di game FIFA pada 2019, rating dia adalah 55 dan naik satu poin pada 2020.
Mantan bek PSS Sleman ini juga ternyata pernah ada di game FIFA tepatnya pada 2016. Ketika itu Arthur sedang bermain di Eropa yaitu Waasland-Beveren.
4. Syamsir Alam
Ketika menjadi salah satu pemain muda potensial, Syamsir Alam pernah masuk ke dalam game FIFA 2014. Ketika itu dia dipinjam oleh D.C United yang meminjamnya dari CS Vise.
5. Yanto Basna
Bek asal Sorong, Papua, ini pernah muncul di game PES pada 2020 dan 2021 ketika dia memperkuat tim asal Thailand, PT Prachuap.
Bek Timnas Indonesia dan Persib Bandung ini juga pernah muncul di game PES 2020. Ketika itu sang pemain naturalisasi ini membela tim asal Thailand, PTT Rayong.
(Kontributor: Aditia Rizki)
Tag
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus