Bolatimes.com - Staf pelatih Timnas Indonesia Yoo Jae-hoon blak-blakan mengenai keputusannya hijrah dari Korea Selatan. Ia mengaku betah tinggal di Indonesia khususnya Papua.
Saat ini, ia menjadi salah satu asisten Shin Tae-yon yang dipercaya menjadi pelatih kiper. Karena sudah lancar berbahasa Indonesia, ia pun kerap diperbantukan sebagai penerjemah pelatih beserta staf.
Karier sepak bola Yoo Jae-hoon di Tanah Air terbilang sudah lama. Sebelum, menjadi staf pelatih, diketahui ia sempat memperkuat sejumlah klub.
Yoo Jae-hoon pun mengaku awal mula dirinya hijrah ke Indonesia karena diajak oleh teman-temannya.
"Teman-teman saya sudah main duluan di Liga Indonesia seperti Park Chu-Young, Choi Dong-soo, Shin Hyun. Mereka mengajak saya main di Liga Indonesia, akhirnya saya mau coba dan ke Indonesia," ujarnya seperti dikutip dari kanal YouTube Tiento Indonesia.
Tak cuma itu, ada penyebab lain yang juga meyakinkan Yoo Jae-hoon pindah yakni karena rekrutmen pemain di Liga Korsel sudah tutup.
"Jujur waktu itu, pendaftaran pemain di Korea sudah tutup. Jadi sayan gak bisa daftar ke Liga Korea, jadi harus menunggu empat bulan lagi, tapi aku gak mau, buang waktu," imbuhnya.
Setelah mantap ke Indonesia pada 2010, Yoo Jae-hoon merapat ke Persipura Jayapura sebagai kiper. Di sanalah, ia menemukan kenyamanan hingga bertahan sampai 2014.
Yoo Jae-hoon mengantarkan Persipura cemerlang dan menyabet gelar juara Liga 1 pada musim pertama, dan runner-up pada musim selanjutnya.
Hingga saat ini, Yoo Jae-hoon masih terkesan dengan Papua. Bahkan mengaku betah tinggal di sana, apalagi dia juga memfavoritkan papeda.
"Akhirnya, aku pengen lanjut lagi di Liga 1. Aku semakin betah di Papua. Aku suka papeda," pungkasnya.
Selain Persipura, sejumlah klub yang sempat dibela Yoo Jae-hoon di antaranya: Bali United, Mitra Kukar dan Barito Putera.
Tag
Berita Terkait
-
Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Kedatangan Rekan Baru, Eks AC Milan
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Jay Idzes Sah ke Sassuolo, Venezia Singgung Soal Profesionalisme
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Justin Hubner Bongkar Klub Indonesia yang Coba Goda Dirinya: Saya Tolak Lha!
-
Ada Cerita Lain yang Membuat Venezia Relakan Jay Idzes ke Sassuolo
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Mimpi Buruk Timnas Indonesia Bikin PSV Panen Cuan Rp37 Miliar
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus
-
Hari Ayah Paling Manis: Persija Menang Telak, Souza Kirim Ciuman untuk Putrinya
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Kemenangan Perdana Persib: Hodak Senyum, Semen Padang Tertunduk