bolatimes.com - Covid-19 kembali menyerang di tengah gelaran Liga 1. Terkini, tiga pemain PSS Sleman terkonfirmasi positif.
Ketiga pemain PSS Sleman yang positif Covid-19 kini menjalani isolasi mandiri untuk pemulihan.
Karantina terpisah pun dilakukan demi pemulihan. Hal itu dikonfirmasi oleh Dokter Tim PSS, Feras Ardiles Muhammad.
"Merujuk pada hasil swab PCR terakhir yang dilakukan oleh Satuan Gugus COVID-19, terdapat tiga penggawa PSS mendapatkan hasil positif," ujarnya seperti dikutip dari Antara.
Menurut dia, tindakan karantina langsung dilakukan oleh pihak manajemen sesuai dengan protokol kesehatan yang diterapkan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) dan Satgas COVID-19 di Bali.
"Saat ini ketiga pemain tersebut sudah menjalani karantina," katanya.
Feras mengatakan, Manajemen PSS Sleman terus berkoordinasi dengan pihak berwenang terutama Satgas COVID-19 Bali dalam hal ini mengenai protokol kesehatan yang berlaku.
"Satu dari tiga pemain tersebut mengalami gejala ringan," bebernya.
Lebih lanjut, Feras menambahkan, ketiganya kini dikarantina secara terpisah agar masa pemulihan lebih cepat.
"PSS selalu menjalankan protokol kesehatan yang telah diterapkan oleh PT LIB dan Satgas COVID-19 di Bali baik itu di latihan, pertandingan maupun ketika di hotel. Keselamatan serta kesehatan pemain jadi poin utama untuk kami," pungkasnya.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?