Bolatimes.com - Jumlah gaji Shin Tae-yong saat menjadi pelatih Timnas Indonesia berhasil dibongkar media Vietnam. Nilainya pun cukup fantastis, pelatih asal Korea Selatan itu mendapat bayaran mencapai Rp14 miliar.
Sosok Shin Tae-yong kini tengah jadi buah bibir setelah mengantarkan Indonesia ke final Piala AFF 2020. Sontak, banyak netizen yang penasaran dengan besaran gaji pelatih 51 tahun tersebut.
PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) sebenarnya tidak pernah merilis gaji Shin Tae-yong. PSSI menyiratkan gaji Shin Tae-yong hampir setara dengan Luis Milla sebesar Rp 2 miliar per bulan selama 2 tahun, pelatih Timnas Indonesia sebelumnya.
Akan tetapi, ada media Vietnam, Danviet yang menyebutkan daftar gaji pelatih timnas di Asia Tenggara. Otomatis gaji Shin Tae-yong pun disebutkan karena dia melatih timnas Indonesia, salah satu negara di Asia Tenggara.
Di dalam media tersebut, disebutkan bahwa Shin Tae-yong mendapatkan bayaran sebesar satu juta dollar AS (setara dengan Rp 14,2 miliar) atau setara Rp 1,1 miliar per bulan. Ia pun disebut sebagai pelatih dengan bayara tertinggi di di Asia Tenggara, mengalahkan Park Hang Seo yang melatih Timnas Vietnam.
Masa Kontrak Shin Tae-Yong
Shin Tae-Yong diperkenalkan pada 2019 lalu dan disebutkan bahwa masa kontrak kerja Shin Tae-yong dengan Timnas Indonesia sampai Desember 2023.
Setelah melihat hasil kerja pelatih Shin Tae-yong, publik Indonesia mengkritik PSSI yang kerap berganti pelatih dan kali ini meminta agar Pelatih Shin Tae-yong dipertahankan atau kontraknya diperpanjang.
Mengenai permintaan publik, Menpora memberi sinyal kalau kontrak Shin Tae-yong bisa diperpanjang setelah melihat hasilnya.
Ringkasan perjalanan Timnas di AFF 2020
Penyisihan Grup
Indonesia 4 vs 2 Kamboja, 9 Desember 2021
Laos 1 vs 5 Indonesia, 12 Desember 2021
Indonesia 0 vs 0 Vietnam, 15 Desember 2021
Malaysia 1 vs 4 Indonesia, 19 Desember 2021
Semifinal
Singapura 1 vs 1 Indonesia, Leg 1 22 Desember 2021
Indonesia 4 vs 2 Singapura, Leg 2 25 Desember 2021
Indonesia akan bertanding di final Piala AFF 2020 melawan Thailand. Indonesia belum pernah memenangkan Piala AFF sejak turnamen dimulai pada tahun 1996 meskipun berada di final lima kali sebelum turnamen saat ini.
(Mutaya Saroh)
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025