Sabtu, 25 Juni 2022
Husna Rahmayunita : Sabtu, 25 Desember 2021 | 10:06 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Bolatimes.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong kerap mengeluarkan keputusan tegas selama pertandingan. Sejumlah pemain pernah menjadi korban ketegasannya, termasuk Ezra Walian.

Pada leg pertama semifinal Piala AFF 200 saat Timnas Indonesia vs Singapura, Ezra Walian menjadi korban keputusan Shin Tae-yong.

Pemain berdarah Indonesia-Belanda itu memang bukan pilihan utama di laga yang digelar tengah pekan ini. Ia masuk di babak kedua.

Namun, Ezra Walian hanya bermain selama 34 menit. Pemain yang sempat menimba ilmu di Ajax Amsterdam itu kembali ditarik keluar untuk digantikan Hanis Saghara.

Ditariknya Ezra juga bukan tanpa alasan. Selama setengah jam lebih di lapangan, tak ada aksi mencolok yang ia berikan.

Padahal, dengan masuknya Ezra, diharapkan bisa memberikan angin segar. Namun, harapan Shin tak sesuai ekspektasi karena Ezra tak melepaskan umpan dan gol selama bermain.

Alhasil, dirinya ditarik dan digantikan Saghara. Beruntung, pemain pengganti yang barusan disebutkan, bermain cukup apik.

Striker Timnas Indonesia Ezra Walian (kiri) berebut bola dengan pemain Afghanistan pada laga persahabatan internasional FIFA di Stadion Gloria, Antalya, Turki, Selasa (16/11/2021). (Antara /Michael Siahaan/aa)

Ya, kendati hanya 14 menit di lapangan, Saghara melepaskan satu tembakan mengarah ke gawang. Daya jelajah pemain Persikabo 1973 ini juga terbilang impresif.

Kushedya Yudo dan Bagus Kahfi Juga Pernah Jadi Korban

Selain Ezra Walian, Kushedya Yudo juga pernah menjadi korban Shin Tae-yong. Sang striker sejatinya baru masuk pada menit ke-64 saat Indonesia jumpa Malaysia, tetapi ditarik keluar kembali di menit 90+3 dan digantikan oleh Hanis Saghara.

Sebelum Yudo, juru taktik asal Korea Selatan itu juga pernah melakukan pergantian pemain serupa saat memimpin Timnas U-23 melawan Australia di babak Kualifikasi Piala Asia pada Oktober 2021. Sosok itu adalah Bagus Kahfi.

Pada laga leg kedua yang digelar di Tajikistan, Shin Tae-yong memasukkan Bagus Kahfi pada menit ke-56 untuk menambah daya gedor Timnas U-23 dan menarik Hanis Saghara.

Namun, kembaran Bagus Kaffa itu kembali ditarik keluar pada menit ke-83 dan digantikan dengan Komang Teguh.

Itulah tiga pemain yang sempat jadi korban ketegasan Shin Tae-yong.

Kontributor: Kusuma Alan

BACA SELANJUTNYA

4 Pemain yang Harganya Naik Usai Antar Timnas Indonesia Lolos ke Piala Asia 2023