hitekno.com - Jelang Piala AFF 2020 Malaysia mencoret striker naturalisasinya, Mohamadou Sumareh. Dia pernah menjadi mimpi buruk Indonesia ketika Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Sebelumnya Mohamadou Sumareh tidak bergabung ke pemusatan latihan tim Harimau Malaya karena ada alasan pribadi. Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe memberikan waktu kepada striker berusia 27 itu untuk menyusul bergabung ke tim.
Akan tetapi, dia masih belum datang sehingga posisinya di timnas masih menjadi tanda tanya. Pada akhirnya Sumareh akhirnya dicoret dari skuat Harimau Malaya.
Hal itu diumumkan via akun Twitter resmi Football Association Malaysia (FAM) pada Jumat (3/12/2021). Mereka telah mengumumkan 24 pemain yang masuk dalam tim untuk Piala AFF 2020.
Selain Sumareh, Tan Cheng Hoe juga mencoret Azri Ab Ghani. Kedua pemain itu digantikan oleh Kalamullah Al-Hafiz Mat Rowi & Arif Aiman Mohd Hanapi.
Dicoretnya Sumareh tentu menjadi kehilangan besar bagi Malaysia. Sebab, dia sudah mengoleksi enam gol dari 22 caps bersama Harimau Malaya.
Satu dari enam gol Sumareh juga pernah menjadi mimpi buruk bagi Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Saat itu, skuat Garuda kalah dengan skor 3-2 pada 5 September 2019.
Adapun Malaysia sendiri tergabung di Grup B Piala AFF 2020 bersama Indonesia, Laos, Kamboja, dan juara bertahan Vietnam.
Tag
Terpopuler
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
Terkini
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia