bolatimes.com - Terjadi insiden mengerikan di pertandingan pembuka Grup D Liga 3 Jawa tengah antara PPSM Sakti Magelang melawan Persak Kebumen, di Stadion Moch Soebroto, Senin (1/11/2021).
Menukil dari unggahan akun Instagram @magelang_football, salah satu pemain PPSM yang bernama Santino Berti mendapatkan pelanggaran keras. Lehernya diinjak oleh pemain Persak.
Dalam cuplikan video yang diunggahnya, terlihat Santino Berti terkapar setelah lehernya terinjak. Dia langsung diangkut ambulans untuk dilarikan ke rumah sakit.
Wasit pemimpin pertandingan ini kemudian menjadi sorotan. Sebab, dia hanya mengganjar pemain Persak yang menginjak leher itu dengan kartu kuning.
"Salah satu pemain PPSM dilanggar keras oleh pemain Persak. Wasit hanya memberi kartu kuning. Pertandingan sempat memanas karena beberpaa keputusan wasit yang dinilai janggal," tulis keterangan di unggahan @magelang_football.
Sementara itu, Insiden itu terjadi ketika pertandingan memasuki menit ke-82. Saat itu, Persak Kebumen sudah unggul 2-0 dari PPSM Sakti Magelang.
Menukil dari akun Instagram Akmal Marhali, insiden ini memicu protes keras dari pihak PPSM yang menarik skuatnya dari lapangan.
Meski sempat terjadi diskusi di pinggir lapangan, wasit kemudian memutuskan bahwa PPSM kalah WO (walkout).
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus