hitekno.com - Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi Australia pada Kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Jelang laga itu, muncul kabar buruk yang menyebutkan bendera Merah Putih tak boleh dikibarkan.
Hal tersebut diketahui dari unggahan akun Instagram @theaseanfootball pada Rabu (20/10/2021). Dalam unggahannya, mereka menyebutkan bendera Indonesia tidak akan muncul pada Kualifikasi Piala Asia U-23 2022.
Larangan mengibarkan bendera nasional itu karena sanksi yang telah dikeluarkan Badan Anti-Doping Dunia (WADA) terhadap Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI).
Dalam laporan itu disebutkan bahwa bendera nasional bakal diganti dengan bendera lain dengan lambang federasi, dalam hal ini adalah PSSI.
Sanksi tersebut bukan hanya untuk Indonesia saja. Namun Thailand juga disebut bakal mendapatkan larangan yang sama.
"Karena larangan Badan Anti-Doping Dunia (WADA), bendera nasional Thailand dan Indonesia tidak dapat dikibarkan di acara-acara besar lainnya dalam 1 tahun," tulis postingan @theaseanfootball
"Oleh karena itu, bendera nasional kedua negara tidak diperbolehkan berkibar di Kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Keduanya harus menggunakan bendera lain dengan lambang federasi olahraga atau federasi sepak bola sebagai gantinya," imbuhnya.
Sebelumnya bagi Indonesia sanksi ini sudah dijalankan ketika tim beregu bulu tangkis putra berhasil meraih juara Thomas Cup 2020. Saat naik podium, bendera Merah Putih diganti dengan PBSI, meski lagu kebangsaan 'Indonesia Raya' masih bisa dikumandangkan.
Sementara itu, Timnas Indonesia U-23 bakal berjuang menghadapi Australia pada Kualifikasi Piala Asia U-23 dalam dua leg, menyusul mundurnya Brunei Darussalam dan China.
Laga antara skuat Garuda Muda menghadapi Australia dijadwalkan pada 27 dan 30 Oktober mendatang.
Tag
Terpopuler
-
Roberto Mancini Targetkan Dua Trofi Juara untuk Timnas Italia
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus