bolatimes.com - Serdy Ephy Fano tengah menjadi perbincangan publik usai dicoret dari daftar pemain Timnas Indonesia U-19 karena indisipliner berat. Ini adalah kali kedua dirinya dicoret oleh pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong.
Sebelumnya, dirinya pernah dicoret pada Agustus lalu karena terlambat ke tempat latihan.
Sebelum dicoret, Serdy memiliki permintaan tak terduga kepada Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Ia meminta dibelikan sepatu bola saat orang nomor satu di PSSI itu berkunjung ke TC Timnas Indonesia U-19.
Ia tampak malu-malu saat memintanya. Setelah berbicara, pemain Bhayangkara FC tersebut menggaruk-garuk kepala.
Mochamad Iriawan alias Iwan Bule kini tampaknya kecewa berat dengan Serdy setelah melakukan tindakan indisipliner. Ia mengaku sangat setuju keputusan Shin Tae-yong untuk mencoret pemain tersebut.
"Tidak ada tempat di timnas U-19 bagi pemain yang melakukan indisipliner," kata Iwan Bule di laman resmi PSSI.
"Uang yang digunakan ini dari rakyat. Jadi seluruh pemain harus serius. Jangan main-main. Kalau main-main pasti dicoret, contohnya yang menimpa dua pemain tersebut," tuturnya menambahkan.
Timnas Indonesia U-19 saat ini terus melanjutkan TC di Jakarta. Pada Desember 2020, rencananya Irfan Jauhari cs akan terbang ke luar negeri untuk TC lanjutan. Namun, belum diketahui negara mana yang diituju.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?