Bolatimes.com - Sosok Fakhri Husaini sempat menghebohkan publik soal penolakannya melatih Timnas Indonesia U-19. Namun tak berselang lama, pria berusia 54 tahun itu kini sudah memiliki tim baru.
Hal tersebut terlihat dalam unggahan terbaru Fakhri di akun Instagram pribadinya. Menariknya, bukanlah tim-tim yang berlaga di Liga 1 maupun Liga 2, melainkan melatih tim PON Aceh.
''Bismillah.. Insya Allah,'' tulis Fakhri dalam keterangannya.
Menghimpun dari berbagai sumber, Fakhri tak sendirian dalam menangani tim PON Aceh. Pria kelahiran Lhokseumawe itu akan dibantu tiga asisten yakni Azhar, Mukhlis Rasyid dan pelatih kiper Eddy Gunawan.
Penujukan Fakhri disinyalir sebagai persiapan tim PON Aceh untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua. Namun ajang olahraga terbesar di Indonesia itu diundur menjadi 2021 akibat wabah virus corona.
Penunjukkan Fakhri sendiri dinilai tepat. Sebagai pelatih, ia memiliki segudang prestasi gemilang kala menangani Timnas Indonesia kategori umur.
Salah satunya saat Fakhri sukses mengantarkan Timnas Indonesia U-16 menjuarai Piala AFF U-16 2020. Selain itu, ia juga sukses membawa Timnas Indonesia U-19 lolos ke putaran final Piala Asia U-19 dengan status juara Grup K.
Sebelum hijrah ke PON Aceh, Fakhri sejatinya sempat ditawari untuk gabung tim pelatih Timnas Indonesia U-19. Namun, ia dengan tegas menolak tawaran tersebut karena tak lagi menjadi pelatih utama.
Sementara, mandat pelatih Timnas Indonesia U-19 diberikan kepada sosok baru yakni Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu ditunjuk untuk menangani Garuda Nusantara sebagai persiapan berlaga di Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia.
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025