hitekno.com - Sudah jatuh tertimpa tangga, peribahasa itu sangat pas menggambarkan nasib gelandang veteran asal Korea Selatan, Yu Hyun-koo.
Setelah gajinya di Liga 1 musim lalu masih ditunggak Kalteng Putra hingga detik ini, pemain berusia 37 tahun yang kini berstatus tanpa klub itu dirundung kesialan lagi.
Yu Hyun-kyo ditipu oleh seseorang bernama Anthony Jomah Ballah. Anthony sendiri adalah mantan pemain asing yang pernah berkarier di Indonesia.
Anthony sebelumnya berjanji bakal membantu Yu dalam proses naturalisasi dirinya untuk mendapatkan status Warga Negara Indonesia (WNI), yakni pada 2019 lalu. Namun, Yu harus membayarkan sejumlah uang sebesar Rp 100 juta.
Sayang, Anthony kini menghilang meski ia sempat mengembalikan Rp 30 juta kepada Yu. Hingga kini, uang Rp 70 juta milik eks gelandang Sriwijaya FC dan Semen Padang itu belum juga kembali.
"Saya terkena masalah sama orang ini (Jomah Ballah), saya ditipu. Saya transfer Rp 100 juta ke dia. Lalu saya tagih, baru balik Rp 30 juta dan kini dia menghilang," ungkap Yu kepada wartawan.
"Awalnya dia janji mau bayar sisanya. Tapi, setelah itu nomor saya diblok sama dia," imbuhnya.
Terkait hal ini, Yu sendiri mengaku sudah lapor kepada pihak yang berwajib. Ia pun berharap kepolisian bisa segera mengamankan sang pelaku penipuan.
"Saya sudah melaporkan ini kepada polisi," pungkas Yu Hyun-koo.
Terpopuler
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Asal-Usul Tenis Lapangan, Sejaran dan Perkembangannya hingga Sampai di Indonesia
-
Local Media Community: Masukan untuk Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
Terkini
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?