hitekno.com - Desas-desus soal karier Alfath Fathier akhir terjawab sudah. Eks bek kiri Madura United itu kini resmi berseragam Persija Jakarta untuk tiga tahun ke depan.
Perekrutan Alfath sendiri dinilai tepat. Sebab pemain berlabel timnas itu memiliki potensi untuk menjadi bek sayap terbaik sebagai suksesor Ismed Sofyan yang kini sudah menua.
CEO Persija, Ferry Paulus, menyatakan diboyongnya Alfath ke Persija karena ia pemain yang serba bisa. Pemain 23 tahun itu bisa bermain di lebih dari satu posisi dengan sama baiknya.
“Persija resmi memboyong Alfath Fathier. Alfath mampu mengisi pos bek kanan dan kiri dan berpotensi menjadi bek sayap terbaik Indonesia. Kami berharap Alfath dapat memberikan kemampuan terbaiknya,” ujar Ferry Paulus, seperti dikutip dari laman resmi klub.
Sebagai informasi, selain bisa bermain sebagai bek sayap, Alfath juga bisa bermain sebagai penyerang sayap ketika dibutuhkan. Kemampuannya tersebut juga membuat dirinya menjadi langganan Timnas Indonesia, salah satu aksi yang paling diingat saat tampil di Piala AFF 2018.
Alfath sendiri musim lalu tampil sebanyak 26 laga dengan mencetak dua gol dan lima assist bersama Madura United. Salah satu gol diciptakannya saat Laskar Sape Kerrab menahan Persija dengan skor 2-2 di Stadion Ratu Pamelingan.
Terpopuler
-
Roberto Mancini Targetkan Dua Trofi Juara untuk Timnas Italia
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus