bolatimes.com - Buntut insiden keributan di laga Timnas Indonesia vs Singapura pada ajang SEA Games 2019 beberapa waktu lalu, membuat pemain Timnas Singapura U-22, Muhammad Zulqarnaen menjadi bahan hujatan netizen Indonesia. Menyadari kesalahannya, ia kemudian membuat permohonan maaf kepada Egy Maulana Vikri.
Seperti diketahui, Zulqarnaen menjadi biang kerusuhan saat Indonesia meraih kemenangan 2-0 atas Singapura pada laga kedua grup B SEA Games 2019, Kamis (28/11/2019).
Ia terciduk menendang kaki Egy Maulana saat saling berebut bola di pojok lapangan. Insiden itu memantik kemarahan para pemain Indonesia dan terjadilah sedikit kerusuhan.
Tidak hanya pemain Garuda Muda yang kesal dengan sikap Zulqarnaen, tetapi juga netizen Tanah Air. Tak butuh waktu lama, akun Instagram pemain itu langsung dihujani ribuan komentar hinaan.
Kemarahan netizen Indonesia sepertinya membuat Zulqarnaen tertekan. Ia kemudian meminta maaf ke Egy Maulana via direct message Instagram dan mengunggahnya di insta story pribadinya.
"Salam Egy. Ini aku yang tendang bola ke kamu. Aku tidak ada niat apa-apa untuk cederakan kamu dan kita tinggalkan apa yang terjadi di lapangan," tulis Zulqarnaen.
"Harap sukses selalu dan berjuang terus di SEA Games!" lanjutnya.
"Tolong kami balas dan kita bisa merendahkan situasi ini," imbuhnya dengan emoticon memohon.
Egy Maulana sendiri tidak terlalu mempermasalahkan insiden tersebut. Ia merasa kejadian seperti itu sebagai hal biasa dalam sepak bola. Pemain asal Medan itu mengaku telah memaafkan dan tidak menyimpan rasa dendam.
"Bro, santai saja. Bagiku tidak masalah. Itu biasa di dalam lapangan, setelah itu kita kembali bersahabat," balas Egy Maulana.
"Tenang bro, saya tidak akan dendam dengan kamu. Semoga kamu sukses terus," tutup pemain Lechia Gdansk tersebut.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?